4 Jenis Mobil Listrik Dan Sistem Kerjanya yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli


Trend mobil listrik tentunya sudah mulai ramai di pasar otomotif Indonesia, Tapi tahukah anda jika ternyata mobil listrik tidak hanya ada satu jenis saja melainkan ada beberapa kategori. Jadi sebelum anda memutuskan untuk membeli mobil listrik sekarang atau nanti. Maka ketahui dahulu jenis mobil listrik apa yang akan anda beli tersebut, agar nantinya tidak salah dalam memilih.

Sejatinya, menurut definisinya mobil listrik adalah kendaraan yang sepenuhnya atau sebagian digerakkan oleh motor yang ditenagai oleh listrik dari baterai atau tempat penyimpanan energi lain.

Mobil listrik buatan Thomas Parker, 1895

Meskipun keberadaan terasa sangat baru terutama di Indonesia, mobil listrik sebenarnya telah ada sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Namun seiring perkembangannya, mobil listrik kalah dengan mobil bensin karena biaya produksi yang lebih murah. Namun seperti yang kita tahu, mobil listrik kini naik kembali karena kebutuhan transformasi ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan serta perkembangan teknologi untuk baterai dan lainnya yang semakin canggih.

Dalam perkembangannya hingga sekarang, mobil listrik sudah dapat diklasifikasikan ke dalam 4 kategori, yaitu:

1 Mobil Listrik Baterai / Battery Electric Vehicle (BEV)

Tesla Model 3

Kategori yang pertama adalah mobil listrik baterai atau BEV. Mobil ini mungkin yang bisa dibilang sebagai mobil listrik paling murni karena beroperasi sepenuhnya dengan menggunakan energi listrik untuk menggerakkan motor lewat daya dari baterai.

Prinsip kerja BEV secara sederhana:

  • Daya dari baterai dikonversi dari listrik DC ke AC dan disalurkan ke motor
  • Saat pedal akselarator (pedal gas) diinjak sinyal dikirimkan ke controller yang akan menyesuaikan frekuensi daya ke motor sesuai dengan kecepatan yang dikehendaki
  • Melalu roda gigi, motor listrik nantinya akan bergerak dan memutar roda
  • Ketika pedal rem diinjak atau pedal akselarator dilepas, maka motor akan menjadi generator untuk menghasilkan baterai untuk disimpan kembali ke baterai

Contoh: Tesla Model 3, BMW i3, Ford Mustang Mach-E, Hyundai Ioniq, Chevrolet Bolt EV, Audi e-tron, Nissan Leaf, Jaguar I-Pace

2. Mobil Listrik Hybrid / Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Honda Insight

Kemudian ada mobil listrik hybrid yang seperti namanya memiliki sistem yang menggabungkan antara mesin bensin dan juga motor listrik. Namun nantinya akan dibedakan menjadi 2 kategori berbeda karena memang punya 2 macam sistem. Yang pertama adalah Mobil listrik hybrid (HEV) atau yang juga disebut mobil pararel hybrid.

Yang pertama adalah HEV yang prinsip kerjanya:

  • Daya mobil ini diperoleh dari bensin atau bahan bakar lain yang akan menggerakkan mesin
  • Secara bersamaan HEV juga punya baterai yang akan menggerakkan motor
  • Nantinya baik mesin bensin maupun motor listrik mampu memutar transmisi untuk menggerakkan mobil
  • Ketika pedal rem diinjak , maka motor akan menjadi generator untuk menghasilkan baterai untuk disimpan kembali ke baterai

Contoh: Toyota Prius Hybrid, Honda Insight, Toyota Camry Hybrid, Honda NSX, Citroen DS 5 Diesel Hybrid,

3. Mobil Listrik Plug-in Hybrid/ Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

BMW i8

Selanjutnya ada varian lain dari mobil hybrid yang disebut Plug-in Hybrid atau PHEV. Perbedaan mencolok dari mobil hybrid sendiri adalah mobil jenis ini memiliki pilihan pengisian energi baik untuk mesin bensin maupun motor listriknya yang disimpan ke dalam baterai ketimbang HEV yang tetap bergantung penuh ke konsumsi bahan bakar.

Karena mempunyai pilihan pengisian energi, maka mobil jenis PHEV memiliki keunggulan dapat beroperasi dalam 2 mode yaitu:

  • Hybrid mode, seperti HEV baik mesin bensin dan motor listrik bekerja bersamaan. Dimana biasanya motor listrik mayoritas bertindak sebagai tenaga tambahan bagi mesin utama ketika melaju untuk membuat konsumsi bahan bakarnya lebih hemat.
  • All-Electric mode, mode listrik penuh dimana mobil PHEV akan bergerak sepenuhnya lewat energi listrik layaknya mobil BEV. Namun biasanya jarak yang bisa ditempuh dalam mode ini tidak terlalu jauh dikarenakan baterai PHEV yang tidak sebesar BEV.

Contoh: BMW i8, Mercedes Benz S550e, Volvo XC90 T8, Audi A3 E-Tron, Mitsubishi Outlander PHEV, Chevrolet Volt

4. Mobil Listrik Fuel Cell / Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)

Toyota Mirai

Yang terakhir adalah mobil listrik fuel cell. Berbeda dari 3 mobil listrik di atas mobil Fuel Cell ini mungkin yang bisa dibilang paling ramah lingkungan karena mobil ini beroperasi dengan mengkonversi energi kimia (biasanya Hidrogen) menjadi listrik untuk menggerakkan motor.

Sedangkan prinsip kerjanya hampir mirip dengan mobil listrik (BEV) Namun yang berbeda adalah mobil ini memiliki mesin fuel cell dan juga tanki bahan kimia yang nanti akan diolah di dalam mobil untuk diubah menjadi energi listrik.

Contoh: Honda Clarity Fuel Cell, Toyota Mirai, Hyundai Nexo


Berikut tadi adalah 4 kategori paling umum dari teknologi mobil listrik. Masing-masing jenisnya memiliki karakteristik sekaligus kelebihan-kekurangannya masing-masing. Sehingga nantinya apabila anda berminat untuk membeli mobil listrik anda bisa mempertimbangkan apakah akan membeli mobil hybrid (PHEV) terlebih dahulu, atau langsung melompat ke mobil listrik (BEV).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *