40+ Istilah Seputar Mobil Listrik Terlengkap yang Wajib Anda Ketahui

Era mobil listrik memang sudah di depan mata, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia hampir semua pabrikan kendaraan bermotor telah melakukan transisi menuju kendaraan listrik.

Dan apabila nantinya anda berminat untuk membeli atau bahkan kini telah memiliki mobil listrik maka terkadang ada beberapa istilah baru yang ada di dunia mobil listrik.

Disini Redaksi Momotrik telah merangkum banyak istilah yang berkaitan dengan kendaraan listrik yang mungkin tidak anda mengerti artinya.

AER

Singkatan dari All-Electric Ranger. Merupakan istilah untuk menjelaskan jarak maksimal yang dapat ditempuh oleh mobil listrik menggunakan baterai.

BEV

Battery Electric Vehicles / Mobil Listrik Baterai – Mobil yang ditenagai 100% oleh baterai

BMS

Singkatan dari Battery Management System atau berarti sebuah sistem yang berfungsi untuk mengatur serta melindungi baterai

CCID

Singkatan dari Charge Circuit Interrupting Device yang merupakan perangkat yang digunakan untuk memberi proteksi bagi orang agar tidak terkena sengatan listrik saat mengisi.

Charging Point / Charging Station

Tempat / Stasiun pengisian energi listrik dalam Bahasa Inggris, dimana di Indonesia biasanya disebut dengan SPKLU.

Chademo Plug / JEVS G105-1993

Colokan khusus yang mendukung fitur quick charging hingga 50 kW di beberapa stasiun pengisian listrik. Sesuai namanya CHAdeMO digunakan oleh beberapa mobil listrik buatan merk-merk berikut: BD Otomotive, Citro├źn, Honda, Kia, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Peugeot, Subaru, Tesla (dengan adaptor), dan Toyota.

Combined Charging System (CCS)

Merupakan sistem colokan milik SAE yang mendapat pengembangan lanjutan dari Type 1 plug agar dapat mengakomodasi quick charging dengan menambahkan saluran tambahan di bawahnya.

DC Fast Charging

Salah satu metode tercepat untuk pengisian energi listrik untuk mobil listrik dengan range output listriknya berkisar antara 50kW hingga 120kW. Pengisian mobil listrik menggunakan charger ini hanya membutuhkan waktu satu setengah jam saja.

EV

Singkatan dari Electric Vehicle atau mobil listrik

EVB

Singkatan dari Electric Vehicle battery atau baterai yang digunakan untuk metenagai mobil listrik.

EVSE

Singkatan dari Electric Vehicle Supply Equipment. Merupakan peralatan yang menjaga keamanan mobil listrik saat diisi di stasiun pengisian. Fungsi utamanya adalah mengontrol arus listrik yang aman dari charger ke mobil.

EREV

Singkatan dari Extended-Range Electric Vehicle atau dalam Bahasa Indonesia berarti mobil listrik dengan tambahan jarak. Mobil ini berjalan penuh dengan listrik, namun masih memiliki generator untuk menambah jarak jikalau baterai habis.

FCEV / Fuel Cell

Singkatan dari Fuel Cell Electric Vehicle. Jenis mobil listrik ini menggunakan fuel cell yang akan mengkonversi energi kimia (biasanya Hidrogen) menjadi listrik untuk menggerakkan motor.

HEV

Singkatan dari Hybrid Electric Vehicle atau mobil listrik hybrid. Mobil ini masih beroperasi penuh dengan mesin, namun terintegrasi dengan baterai kecil untuk menambah efisiensi dari mobilnya.

Home Charger / Wall Charging / Wallbox

Sistem pengisian daya mobil listrik yang memberikan daya pada tingkat yang lebih tinggi daripada soket steker tiga pin normal. Biasanya harus diikuti dengan peningkatan daya listrik di rumah atau bahkan membuat sambungan baru.

IBC

Singkatan dari Indonesia Battery Corporation yang merupakan konsorsium BUMN yang akan dibentuk untuk mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

ICE

Singkatan dari Internal Combustion Engine atau dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai mesin pembakaran internal. Merupakan nama teknis dari mesin berbahan bakar yang mayoritas digunakan oleh mobil sekarang.

KBLBB

Singkatan dari Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

kW

Singkatan dari Kilowatt yang merupakan satuan unit untuk menghitung energi yang dapat dihasilkan oleh motor elektrik. Besaran motor ini dapat disamakan dengan daya kuda pada mesin konvensional.

kWh

Singkatan dari Kilowatt-Hour yang merupakan satuan unit untuk energi yang ditransferkan dari baterai selama satu jam dengan daya satu KiloWatt. Secara umum dapat disamakan dengan hitungan galon bahan bakar dalam tangki bensin.

LIB

Singkatan dari Lithium-ion battery atau Li-ion. Merupakan jenis baterai yang dapat diisi ulang dan paling umum digunakan pada mobil listrik maupun perangkat elektronik lainnya.

Level 1 Charging

Sistem pengisian kendaraan listrik dengan tegangan hingga 120 volt saja. Metode ini merupakan pengisian ulang paling lambat karena membutuhkan hingga 24 jam untuk mengisi mobil hingga penuh. Bisa juga disebut travel charger/portable charger.

Level 2 Charging

Sistem pengisian kendaraan listrik dengan tegangan hingga 240 volt. Metode ini jauh lebih cepat dari Level 1 dan memiliki improvisasi keamanan yang lebih baik. Level 2 merupakan yang paling direkomendasikan karena bisa 5 kali lebih cepat ketimbang level 1. Bisa juga disebut sebagai wallboxes atau home charger.

Level 3 Charging

Sistem pengisian yang juga dikenal sebagai DC charging atau DC Fast Charging. Metode ini masih tergolong mahal dan butuh banyak tenaga karena mampu mempersingkat lama pengisian hingga kurang dari 2 jam.

MHEV

Merupakan singkatan dari Mild Hybrid Electric Vehicle. Varian dari mobil hybrid dimana mobil masih digerakkan dengan mesin konvensional dan memiliki motor listrik kecil. Namun berbeda dengan full hybrid, mobil jenis ini tidak bisa dikendarai dalam mode listrik saja.

Molis

Merupakan singkatan dari Motor Listrik atau sepeda motor listrik yang umum digunakan di Bahasa Indonesia.

NEV

Singkatan dari Neighborhood Electric Vehicle atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai mobil listrik daerah terbatas. Biasanya mobil listrik jenis ini dibatasi kecepatan maksimalnya hanya sekitar 70 km/jam saja.

PHEV

Singkatan dari Plug-In Hybrid Electric Vehicle. Jenis mobil ini merupakan varian dari mobil hybrid yang mana memiliki pilihan pengisian energi baik untuk mesin bensin maupun motor listriknya yang disimpan ke dalam baterai.

Portable Charging

Metode pengisian pada kendaraan listrik dengan menggunakan charger portabel yang telah disediakan oleh kendaraan listrik tersebut. Seperti namanya, metode ini memungkinkan mobil diisi lewat outlet listrik seperti perangkat elektronik lainnya.

Range Anxiety

Merupakan istilah bagi para pengguna mobil listrik yang takut akan kehabisan energi baterai saat mengemudikan mobil listrik mereka sebelum mencapai tujuannya.

Range per hour (RPH)

Merupakan satuan baru yang digunakan oleh stasiun pengisian mobil listrik untuk mengukur kekuatan pengisi daya EV dan memperkirakan seberapa jauh jarak yang dapat ditempuh setelah mengisi selama satu jam .

Regenerative Braking

Sistem pengereman pada mobil listrik yang akan menyimpan energi pengereman menjadi listrik untuk disimpan kembali ke dalam baterai.

Smart charging

Adalah sistem pengisian daya pada kendaraan listrik dimana mobil listrik, stasiun pengisian, serta operator pengisian saling berbagi data satu sama lain. Sehingga masing-masing dapat memonitor pengisian listrik agar lebih efisien dan optimal.

Solid-state battery

Teknologi baterai terbaru yang akan menggunakan elektroda solid dan elektrolit solid. Jenis baterai ini merupakan pengembangan dari Li-ion dan Li-po yang menggunakan elektrolit cair dan gel. Baterai jenis ini lebih aman, dengan kepadatan energi yang lebih tinggi, tetapi dengan biaya yang jauh lebih tinggi.

SPBKLU

SPBKLU milik EzyFast dan Oyika (sumber: GridOto)

Singkatan dari Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum yang merupakan stasiun yang digunakan untuk menukar-gantikan baterai kendaraan listrik kita dengan baterai sejenis yang sudah terisi penuh. Sehingga lebih cepat dari pengecasan biasa.

SPKLU

SPKLU milik PLN (Sumber: Portonews)

Singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang merupakan stasiun listrik yang memang dikhususkan untuk kendaraan listrik. Daya yang bisa dikeluarkan dari SPKLU ini mulai dari 22 kW hingga 150 kW

SPLU

Singkatan dari Stasiun Pengisian Listrik Umum yang merupakan stasiun listrik berdaya hanya 5,5 kW sampai dengan 22 kW saja. Fungsi utamanya memang untuk keperluan umum seperti pedagang, pasar, dll.

Tesla Supercharger

Sistem pengecasan super cepat yang dimiliki eksklusif oleh Tesla untuk mobil-mobil mereka. Sistem pengecasan ini mampu mengalirkan daya hingga 120 kW. Charger ini hanya dapat digunakan untuk mobil Tesla dan tidak dapat digunakan tanpa ada akses khusus dari pihak Tesla.

Type 1 Plug / SAE-J1772 / J Plug

Colokan untuk pengisian daya mobil listrik yang biasanya memiliki 5 buah pin yang juga dilengkapi dengan klip pengunci. Konektor ini paling umum digunakan di Amerika Serikat oleh mobil-mobil buatan Asia seperti Nissan, Mitsubishi, GM, dll

Type 2 Plug / Mennekes Plug / IEC 62196

Colokan untuk pengisian daya mobil listrik yang memiliki 7 buah pin dengan satu sisi rata. Colokan model ini awalnya digunakan oleh mobil-mobil buatan Eropa seperti BMW dan grup VW. Namun kini semakin populer dan digunakan oleh banyak mobil listrik.

V2G

Singkatan dari Vehicle-to-grid yang merupakan sistem yang memungkinkan Kendaraan Listrik berkomunikasi dengan jaringan listrik untuk mengatur aliran listrik di kedua arah.


Berikut tadi beberapa istilah di dunia mobil listrik yang wajib anda ketahui agar tidak kebingungan saat akan membeli ataupun memiliki mobil listrik. Semoga artikel ini dapat membantu dan mempermudah anda untuk memahami istilah-istilah mobil listrik yang tentu kedepannya akan semakin populer dan banyak digunakan.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id untuk medapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *