Solo Berpotensi Jadi Pusat Pengembangan SMK Jurusan Mobil Listrik

Upaya untuk terus mempersiapkan Indonesia agar nantinya bisa menjadi pemain utama dalam industri mobil listrik kelihatannya terus diusahakan dari beragam sektor. Bila dari sektor industri telah dibentuk Indonesia Battery Corporation, maka dari sektor pendidikan akan dipersiapkan jurusan mobil listrik untuk SMK.

Rencana ini sendiri dikabarkan oleh Gatra tengah dibahas oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Jumat 9 April kemarin, bertempat di Balai Kota Solo.

Walikota Solo Gibran (Kiri) mendampingi Kadin Anindya Bakrie (Tengah) (Dok: Anindya Bakrie)

Dalam pertemuan yang cukup lama tersebut Anindya Bakrie mengatakan bahwa Solo berpotensi untuk jadi center of competence atau pusat kompetensi untuk pengembangan SMK jurusan mobil listrik. Apalagi saat ini kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam bidang mobil listrik sangat minim. Padahal Indonesia punya potensi besar untuk mengembangkan mobil listrik.

Untuk merealisasikan proyek SMK mobil listrik ini, Kadin juga telah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan otomotif lain seperti Astra dan Sinar Mas Grup. Kedepannya Anindya Bakrie juga berencana untuk memperjelas detail rencananya tersebut untuk disampaikan ke Gibran.

Pabrik perakitan mobil Toyota

Gibran sendiri mengatakan bahwa SMK harus bisa menjawab kebutuhan industri di masa depan. Salah satunya adalah industri kendaraan listrik yang memiliki potensi industri besar di Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *