Mobil Listrik Terbaru Cadillac Berhasil Diselesaikan Lebih Cepat 9 Bulan Berkat Pengembangan Virtual

Banyak industri yang terkena dampak merebaknya virus Covid-9, termasuk industri otomotif yang proses pengembangan maupun peluncuran produk terbarunya terbentar karena pandemi. Namun ternyata hal tersebut bukan menjadi masalah bagi Cadillac, yang ternyata malah bisa memajukan perkenalan mobil listrik baru mereka hingga 9 bulan.

Cadillac sendiri resmi memperkenalkan versi produksi dari mobil listriknya yaitu Lyric minggu kemarin. Dan model produksi dari mobil ini sendiri bisa maju sangat jauh dari rencana awal berkat adanya virtual development atau proses pengembangan virtual.

Anak perusahaan General Motors ini sendiri menyebut proses mereka sebagai virtual design, development, and validation yang disingkat sebagai VDDV. Atau dalam bahasa Indonesia sendiri bisa diartikan sebagai desain, pengembangan, dan validasi virtual.

Hal ini sendiri membuat beberapa tes dan proses perhitungan terhadap Cadillac Lyric ini cukup dilakukan lewat simulasi digital menggunakan sistem khusus yang disebut computational fluid dynamics . Hal ini tentunya lebih cepat ketimbang Cadillac harus membuat model atau prototip dari mobilnya secara manual dan kemudian mengujinya.

Bahkan, simulasi digital ini sendiri dikatakan mampu menghasilkan data dan hasil yang lebih akurat ketimbang model prototip yang biasanya terbuat dari clay atau tanah liat. Hal ini membuat proses yang harusnya baru selesai dalam satu minggu untuk tes dan uji coba, kini bisa langsung bisa diselesaikan hampir dalam waktu sekejap.

Dan dari versi produksi yang sudah diperlihatkan, mobil SUV elektrik ini mampu membawa desain asli konsepnya dengan perubahan minim. Mobilnya masih tampil sporty sekaligus mewah lewat grill tertutup besar serta lampu DRL yang tipis.

Khas seperti mobil listrik SUV pada umumnya, atap bagian belakangnya dibuat melandai untuk dapat mengoptimalkan aerodinamika demi mendapatkan jarak tempuh yang lebih jauh. Desain atap melandai pada SUV elektrik ini kelihatannya akan menjadi tren kedepannya setelah KIA maupun Audi juga menggunakan style ini di mobil mereka.

Untuk masalah penggerak, mobil ini sendiri akan menggunakan motor listrik di bagian belakang berkekuatan 254 kW yang menghasilkan tenaga 340 daya kuda dengan torsi maksimal 440 Nm. Baterai yang digunakan adalah 100 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 480 km dalam sekali isi daya.

Cadillac Lyric sendiri direncanakan untuk tahun 2022 mendatang. Dengan proses finalisasi, tes berkendara, dan produksi akan menjadi fokus utama Cadillac setahun kedepannya.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id untuk medapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *