Pemprov Bali Dorong Elektrifikasi Kendaraan Angkutan Secara Bertahap

Usaha untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik zero emission kepada masyarakat memang terus dilakukan. Para kepala daerah pun mulai secara mandiri melakukan terobosan guna mendukung program pemerintah tersebut. Pemerintah Provinsi Bali juga salah satu yang memberikan dukungan untuk menggunakan kendaraan elektrik.

Dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Bali yang digelar secara virtual pada Senin lalu Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan bagaiamana persiapan Bali untuk menuju era kendaraan terelektrifikasi.

Peresmian Toyota EV Mobility Project (Sumber: Kemenperin)

Wayan pun menjelaskan bahwa usaha yang dilakukan oleh Pemprov Bali antara lain membuat Peraturan Gubernur Provinsi Bali Nomor 48 Tahun 2019 mengenai Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), pendirian stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU), serta elektrifikasi angkutan yang akan dilakukan bertahap.

Dengan penggunaan kendaraan elektrik tersebut sendiri akan dapat mereduksi emisi gas rumah kaca di Bali hingga 10-20 % dan juga mampu menghemat biaya yang dikeluarkan untuk kendaraan bermesin bensi hingga 15-30%.

Dilansir dari Suara.com, dijelaskan juga dalam rapat infrastruktur tersebut bahwa kawasan-kawasan di Bali nantinya akan dikategorikan berdasarkan temanya. Yaitu:

  • Kawasan perkotaan yang mencakup Sarbagita (Denpasar – Badung – Gianyar – Tabanan)
  • Area industri, logam, dan perikanan yang mencakup Ceginangan atau Celuknginang (Celukan Bawang – Gilimanuk – Negara – Pengambengan)
  • Kawasan wisata bahari dan geopark yang mencakup Sikubatula  (Singaraja – Kubutambahan – Batur – Tulamben – Amed)
  • Kawasan wisata budaya yang mencakup Ulikalung (Ubud – Bangli – Karangasem – Klungkung)
  • Lokasi agroindustri dan agrowisata yang mencakup Santipagamani (Sanda – Baturiti – Pancasari – Plaga – Kintamani)
  • Area wisata bahari, budidaya perairan, dan peternakan yang mecakup Nusa Penida dan sekitarnya (Nusa Penida – Nusa Ceningan – Nusa Lembongan) 

Kedepannya Bali kelihatannya akan juga berfokus pada infrastruktur kendaran listrik dikarenakan Pemerintah Provinsi Bali dan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencapai kesepakatan untuk menetapkan Bali sebagai kawasan nasional energi bersih.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id untuk medapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *