Versi Elektrik Renault Megane Akhirnya Terungkap Tengah Akan Diuji Coba

Renault memang menjadi salah satu produsen otomotif yang sukses masuk ke pasar mobil listrik. Lewat Zoe-nya, Renault berhasil membawa mobil hatchback kompak ini menguasai pasar mobil listrik di Eropa.

Dan bila Indonesia masih harus menunggu Zoe untuk masuk, maka Renault tengah bersiap merilis mobil listrik barunya. Mobil tersebut sendiri merupakan realisasi dari Megane eVISION Concept yang diperkenalkan pada 2020 lalu.

Mobil ini akan menjadi mobil pertama Renault yang akan menggunakan platform modular CMF-EV. Platform bersama milik Alliance ini juga akan digunakan di mobil listrik Nissan Ariya.

Versi produksi ini akan menggunakan nama Renault Megane E-Tech Electric atau yang akan dipanggil MeganE. Dan foto-foto dari versi pre-produksi ini akhirnya diungkap oleh Renault. Masih menggunakan stiker kamuflase mobil yang awalnya hatchback ini kini terlihat berubah menjadi crossover.

Untuk desainnya, Renault masih membawa mayoritas elemen desain dari Megane eVISION Concept dengan beberapa penyesuain teknis. Perubahan yang jelas terlihat adalah pada kamera spion yang digantikan dengan spion kaca biasa. Begitu juga bagian air intake depan yang kini punya sirip tambahan. Serta handle pintu belakang yang kini terlihat di pilar C.

Bagian belakang terbilang lebih banyak mengalami penyesuaian. Seperti pada lampu belakang yang lebih “versi produksi” dan tidak menyambung seperti versi konsepnya. Bagian bumper belakang juga diubah menjadi lebih simpel.

30 unit mobil pre-produksi siap diuji coba

Renault dilaporkan telah membangun 30 unit mobil pre-produksi dari MeganE ini. Yang semuanya ditutupi oleh stiker kamuflase berpola yang didesain khusus oleh tim Renault Design. Ke-30 mobil ini nantinya akan digunakan untuk tes di jalanan pada musim panas ini.

Sayangnya, Renault masih belum memberikan detail lebih lanjut mengenai spesifikasi motor listrik yang akan digunakan. Namun mobil listrik Renault dikatakan akan menggunakan motor listrik berkekuatan 214 tenaga kuda dan ditenagai dengan baterai sebesar 60 kWh. Jarak maksimal yang ditargetkan dapat ditempuh adalah 450 km dalam sekali pengisian daya.

Begitu juga dengan kapan mobil ini akan mulai diproduksi dan dipasarkan. Namun menurut prediksi mobil listrik ini akan mulai memasuki fase produksinya pada tahun depan.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *