Terlalu Berbahaya, Tesla Akhirnya Kunci Fitur Video Game Saat Berkendara

Salah satu fitur hiburan yang ada di mobil-mobil listrik Tesla adalah video game. Fitur ini bahkan ingin didorong oleh sang pemilik, Elon Musk agar Tesla dapat memainkan game-game setingkat PS5.

Sebelumnya, Tesla bahkan mengeluarkan fitur baru bernama “Passenger Play”. Fitur yang telah tersedia sejak Desember 2020 ini memungkinkan layar infotainment jumbo milik Tesla terbagi menjadi dua. Sehingga sang pengemudi masih dapat mengakses pengaturan bersamaan dengan penumpang yang ada di sebelahnya mengakses video game ketika mobil berjalan.

Fitur baru ini langsung menjadi kontroversi dan bahkan mendapat perhatian dari Badan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA). NHTSA menyoroti fakta bahwa fitur ini juga menimbulkan masalah baru karena dapat mengalihkan perhatian pengemudi.

Hasilnya, tidak lama setelah dirilis Tesla kembali memberikan pembaruan sistem untuk mengunci kembali fitur Passenger Play ini. NHTSA bahkan mengkonfirmasi hal tersebut sambil membuka penyelidikan dan evaluasi terhadap fitur tersebut.

“NHTSA terus-menerus menilai bagaimana produsen mengidentifikasi dan melindungi (penumpang) terhadap bahaya gangguan yang mungkin timbul karena kesalahan, penyalahgunaan, atau tujuan penggunaan teknologi kenyamanan, termasuk layar infotainment,” ungkap NHTSA.

Penyelidikan lebih lanjut dari NHTSA ini mengkover kurang lebih 580.000 mobil Tesla untuk semua model yaitu Model S, 3, X, dan Y yang diproduksi mulai 2017 hingga 2021. Penyelidikan ini akan menilai berbagai aspek yang ada di fitur ini, termasuk frekuensi penggunaan dan juga skenario-skenario yang dapat timbul karena fitur Passenger Play ini.

Tesla sebenarnya telah memberikan peringatan saat pengguna ingin mengakses Passenger Play ini saat mobil berjalan. Yang pertama mereka harus membaca peringatan keamanan dan juga mengkonfirmasi bahwa mereka adalah penumpang.

Namun sayangnya, ketika semua aturan keamanan tersebut sudah dilakukan dan pemain membuka game-nya tidak ada pengaturan yang dapat mengkonfirmasi bahwa game tersebut tidak dimainkan oleh sang pengemudi. Sehingga beresiko untuk dieksploitasi dan membahayakan pengemudi.

Di sisi lain, Tesla juga terus diinvestigasi oleh NHTSA namun untuk masalah fitur Tesla Autopilot. Fitur otonomus ini juga tengah mendapat sorotan publik terutama setelah adanya beberapa kasus kecelakaan yang menyebabkan belasan terluka dan setidaknya satu orang meninggal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *