Nusa, Motor Listrik Lokal Pendatang Baru yang Bisa Diajak Ngebut

Sedikit demi sedikit, industri sepeda motor listrik Indonesia kelihatannya akan semakin berwarna. Bila sebelumnya sudah Gesits, Baran Anubis, hingga Katalis. Maka kini ada pendatang baru dengan nama Nusa.

Nusa Motors merupakan perusahaan baru di Indonesia yang baru berumur kurang lebih 2 tahun. Namun pengembangan ide, riset, serta berbagai tenaga di dalamnya telah dilakukan dari 5 tahun lalu.

Nusa Motors didirikan oleh Domex Mandey sebagai CEO dan Tomi Gunawan sebagai CIO (Chief Innovation Officer). Keduanya berkolaborasi membentuk Nusa hingga dapat merilis konsep pertamanya yang diberi nama Nusa Khatulistiwa atau Nusa K-Series.

“Nusa kami bangununtuk menjadikan suatu titik baru dari industri otomotif yang didirikan oleh dua anak bangsa Indonesia untuk menjelajahi Dunia,” ujar Domex saat peluncuran motor listriknya.

“Keterbatasan kami menjadikan semangat untuk menjadi lebih, mungkin sekarang tidak menjadikannya tercepat atau terhemat, tetapi kami yakin untuk lebih bersemangat untuk mengembangkan sebuah produk inovasi yang sebelumnya tidak mungkin menjadi mungkin,” tambah Tomi.

Dalam perkenalannya, Nusa Motors memperkenalkan 3 produk elektriknya yang diberi nama Nusa Khatulistiwa (K Series), sepeda listrik Nusa 2XR (Rigid tanpa suspensi), dan sepeda listrik Nusa 2XL (dengan suspensi).

Domex mengaku bahwa mereka lebih memilih motor sport daripada membuat motor listrik bebek untuk membuat pasar niche mereka sendiri di kategori premium layaknya Tesla.

Dirinya juga optimis bahwa dengan spesifikasi yang diusung Nusa Khatulistiwa, motor ini dapat menjadi motor listrik tercepat di Asia Tenggara. Cukup mengagumkan memang karena Nusa Khatulistiwa versi Basic akan memiliki top speed 150 km/jam sedangkan versi TooFast mampu mencapai 200 km/jam.

Untuk mencapai kecepatan tersebut Nusa Khatulistiwa akan dilengkapi dengan baterai Lithium-Ion 10 kWh dengan jarak tempuh 180 km untuk versi Basic. Dan baterai Lithium-Ion 14 kWh untuk varian TooFast yang mampu menempuh jarak 250 km.

Untuk harganya sendiri, Nusa Khatulistiwa Basic akan dibanderol dengan harga Rp 140 juta. Sedangkan TooFast akan dibanderol Rp 180 juta. Produsen juga menawarkan kostumisasi total untuk warna bodi, jok motor, speed, baterai, rem, hingga roda.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *