Pemerintah Targetkan 400 Ribu Mobil dan 1,7 Motor Listrik dalam 3 Tahun Ke depan

Meskipun perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia masih belum meledak seperti yang diharapkan, namun Pemerintah ternyata cukup percaya diri untuk memberikan target jumlah kendaraan listrik yang mengaspal di Indonesia.

Lewat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia ingin ada 400 ribu mobil listrik dan hingga 1,7 juta motor listrik bisa beroperasi selama 2021 hingga 2025 mendatang.

Arifin menjelaskan bahwa pemerintah akan terus menggencarkan pemakaian kendaraan listrik di masyarakat. Tujuannya untuk dapat mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang hingga kini masih banyak diimpor dari luar negeri.

Selain itu, dengan semakin banyaknya mobil dan motor listrik diharapkan juga dapat mengurangi emisi karbon yang ada di Indonesia dengan target utama mencapai netral karbon atau zero emission pada 2060 mendatang.

Untuk mencapai goal utama tersebut pemerintah juga menargetkan adaptasi masyarakat terhadap kendaraan listrik sudah mencapai 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta motor listrik pada 2030 mendatang.

Dan terus meningkat menjadi 12,3 juta unit mobil listrik dan motor listrik hingga 105 juta unit pada tahun 2040. Berlanjut hingga 38,2 juta unit mobil listrik dan 205 juta unit motor listrik pada 2050.

Sehingga ketika tiba pada 2060 mendatang, ditargetkan bawah penggunaan mobil listrik di Indonesia telah mencapai 69.6 juta unit dan motor listrik sebanyak 229 juta unit.

“Ini bagian dari roadmap transisi energi menuju net zero emission pada 2060″ ujar Arifin Tasrif.

Image Credit: dara.co.id

Untuk mendukung hal tersebut, PT PLN juga terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa waktu lalu PT PLN juga telah meresmikan 10 SPKLU untuk daerah Indonesia Timur seperti Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

PLN juga memberikan berbagai model bisnis untuk menarik para pelaku usaha ikut bergabung dalam pemerataan SPKLU di Indonesia lewat model bisnis sharing economy.

Selain itu para pengguna atau calon pengguna kendaraan listrik juga diberi kemudahan dari PLN seperti fitur SPKLU yang sudah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile.

Kemudian ada juga program bundling yang memungkinkan pelanggan yang membeli mobil listrik secara otomatis akan langsung mendapat paket pemasangan home charger, diskon tambah daya, dan pemasangan semua alat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *