Nissan Leaf Bersolek Kembali Menuju Akhir Masa Baktinya

Sebagai salah satu mobil listrik terlaris dan juga cukup lama berkiprah di dunia mobil listrik, Nissan Leaf memang kini mulai menuju ke akhir masa baktinya sebelum Nissan akan menggantikannya dengan suksesornya yang berupa crossover.

Namun, Nissan kelihatannya tidak ingin membuat Leaf ‘pensiun’ tanpa gaya. Sehingga mereka memberikan update styling untuk mobil yang sudah bertugas sejak 2017 ini.

Ubahan yang dilakukan memang tidak berupa major facelift, namun ubahan pelek baru yang kini berukuran 16-17 inci dengan desain two-tone baru yang membuat mobilnya terlihat semakin futuristis.

 

Selain pelek, Nissan juga dengan bangga memperbarui semua logo yang ada di mobilnya mulai logo di depan, belakang, pelek hingga ke interior dengan logo baru mereka.

Dan yang terakhir, Nissan kini menyediakan dua tambahanan pilihan warna untuk Leaf, yaitu Universal Blue dan Magnetic Blue. Kedua warna ini sebenarnya telah tersedia untuk mobil terbaru mereka lainnya yaitu Qashqai (X-Trail) dan Ariya.

Sayangnya, meskipun memberikan pembaruan namun Nissan tidak memperbarui interior kabinnya. Layar depannya tetap menggunakan layar sentuh 9 inci yang dilengkapi dengan NissanConnect yang telah mendukung Android Auto, Apple CarPlay, Amazon Alexa, dan fitur remote control.

Untuk keamanan, Nissan juga tetap melengkapi Leaf terbaru ini dengan Nissan ProPILOT yang sudah memiliki ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems).

Sedangkan spesifikasi yang diusung juga tidak banyak berubah dengan dua pilihan varian yaitu Leaf standar denganĀ  motorĀ  110 kW (148 daya kuda) dan baterai 40 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 270 km.

Di atasnya, ada Leaf e+ yang dilengkapi dengan motor listrik 160 kW (215 daya kuda) dan dilengkapi dengan baterai yang lebih besar yaitu 62 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 385 km.

“Dengan kepopuleran kendaraan elektrik yang terus tumbuh, Nissan terus mengejar babak baru yang menyenangkan dari mobilitas elektriknya. Leaf telah memainkan kunci penting untuk membentuk visi Nissan guna memberdayakan mobilitas elektrik,” ujar Region Vice President Nissan Inggris, Arnaud Charpentier.

Nissan kini disebut tengah menargetkan untuk meluncurkan 23 model elektrik baru, termasuk 15 di antaranya merupakan mobil listrik penuh hingga tahun 2030 mendatang.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *