Hyundai Resmikan Pabrik Indonesia sebagai yang Pertama di Asia Tenggara

Setelah tahun lalu telah meresmikan pabrik baterai mobil listriknya, Hyundai kini meresmikan pabrik untuk perakitan sekaligus pusat manufaktur Hyundai di ASEAN.

Dalam acaranya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga ikut meresmikan pabrik yang pertama Hyundai di Asia Tenggara tersebut. Pabrik tersebut berlokasi di Deltamas, Cikarang Tengah, Bekasi, Jawa Barat dan menempati lahan seluas 77,7 hektar.

Dengan luas bangunan mencapai 18,8 hektar pabrik baru ini disebut akan memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit di tahun 2022 ini, dan selanjutnya akan meningkat hingga 250.000 per tahunnya.

“Hari ini kita telah menyaksikan momen yang telah kita tunggu-tunggu. Pertama-tama kehadiran IONIQ 5, di mana kita ingin segera melakukan transisi besar-besaran dari mobil yang menggunakan bahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan,” ungkap Presiden Joko Widodo dalam sambutannya.

Jokowi merasa bahwa ke depannya kendaraan listrik harus jadi moda transportasi utama di Indonesia termasuk menjadi tumpuan untuk transportasi ramah lingkungan yang akan dikembangkan juga di Ibu Kota Negara baru, Nusantara.

“Kita harus menjadi pemain penting dalam global supply chain di industri mobil listrik global karena Indonesia memiliki kapasitas berupa material utama untuk kendaraan listrik. Untuk menjadi pemain kunci, kita perlu membangun ekosistem yang kuat,” lanjut Jokowi.

Jokowi juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam nikel dan kobal yang merupakan material penting untuk baterai lithium. Kemudian ada bauksit yang nanti dapat diolah menjadi aluminium dan dapat digunakan untuk membangun frame mobil listrik, serta terakhir tembaga yang dibutuhkan untuk baterai dan perkabelan.

Beliau merasa bahwa kekayaan bahan mentah tersebut perlu dihilirisasi agar nilainya bertambah. Maka dari itu beliau merasa pentingnya dibangunnya ekosistem yang kuat untuk membangun mobil listrik yang kuat juga.

Di sisi lain, Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung mengatakan bahwa Indonesia nantinya akan menjadi pusat dari strategi mobilitas bagi Hyundai Motor di masa depan. Pabrik baru di Indonesia tersebut disebut akan memainkan peran penting dalam industri otomotif khususnya di bidang kendaraan listrik.

“Kami optimis, kehadiran pabrik ini akan mendorong Indonesia untuk memainkan peran penting di kancah internasional. Kami berharap teknologi baru yang diusung Hyundai di masa mendatang akan menjadi pondasi untuk kolaborasi yang jauh lebih besar antara Hyundai dan Indonesia,” ungkap Euisun Chung dalam peresmian yang sama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *