Toyota Venza, Harrier Hybrid Khusus China yang Tampil ala Supra

Sudah bukan jadi rahasia bahwa beberapa pabrikan otomotif global memiliki versi khusus untuk wilayah China. Entah hal tersebut diperuntukkan sebagai kolaborasi dengan pabrikan lokal ataupun memang memenuhi selera pasar di sana.

Toyota melakukan hal yang sama untuk mid-size SUV-nya, Venza atau yang dikenal di sini sebagai Toyota Harrier. Venza merupakan nama yang digunakan untuk mobil ini di region Amerika Utara dan China.

Namun meskipun satu mobil dengan nama yang sama, Venza yang dirilis di China ternyata memiliki desain yang berbeda dengan Venza/Harrier yang dirilis di negara-negara lainnya.

Venza di China merupakan kolaborasi antara Toyota bersama dengan GAC Group. Dan mobil ini baru saja dirilis sebagai mid-size SUV mewah untuk keluarga di China.

Venza Global (kiri) dan Venza China (kanan)
Toyota GR Supra (kiri) vs Toyota Venza (kanan)

Yang menarik perhatian tentu adalah bagian depan dari Venza versi China ini yang memiliki sedikit elemen desain di bagian depannya yang membuat desainnya mirip dengan Toyota GR Supra.

Berbeda dengan versi global yang menggunakan grill dengan plat hitam menyambung antar lampu yang membuatnya terlihat mewah, versi China-nya malah tampil sporty dengan bagian ‘moncong’ mobilnya menyambung hingga depan tanpa grille atas.

Hal ini membuat Venza seakan-akan menjadi Toyota Supra Cross, treatment yang memang sudah dilakukan oleh Toyota terhadap Corolla dan juga Yaris. Namun tentunya untuk kasus Venza ini kesamaannya dengan Supra hanya sebatas bagian depannya saja.

 

Sisanya, secara eksterior, interior, maupun fitur Venza versi China ini masih identik dengan saudara globalnya. Mulai dari Toyota Safety Sense, Nanoe X Air Purification System by Panasonic, rain-sensing wipers, hingga voice dan face recognition juga hadir di mobil ini.

Namun, sebagai tambahan Venza versi China ini telah dilengkapi dengan teknologi atap kaca panoramik Star Gaze pertama milik Toyota. Fitur inii memungkinkan pengendara untuk mengganti atap panoramiknya dari transparan menjadi buram untuk menahan cahaya langsung dari atas.

Untuk pilihan mesinnya, Venza di tersedia dalam pilihan 2.000 cc konvensional dan juga 2.500 cc Hybrid. Untuk versi 2.0L memiliki tenaga 171 daya kuda, torsi maksimal 207 Nm, dengan konsumsi bahan bakar 5,9 liter untuk 100km.

Sedangkan versi hybrid yang akan menggunakan Hybrid System II Toyota generasi keempat memiliki tenaga lebih besar, 178 daya kuda dengan transmisi E-CVT. Sayangnya torsi untuk versi hybrid ini tidak dicantumkan.

Namun konsumsi bahan bakar untuk menempuh 100km lebih hemat dari versi biasa, yaitu 4,5 liter. Dengan bensin penuh, Venza Hybrid diklaim dapat memiliki daya tempuh hingga 1.000 km.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *