Tata Pemerkan Avinya Concept, Gabungkan Desain Hatchback dengan Praktikalitas Minivan

Sebagai salah satu pemain utama dalam industri mobil listik di India, Tata kelihatannya tidak ingin kehilangan momentum. Setelah sebelumnya telah memperkenalkan SUV-Coupe elektriknya, Curvv Concept, kini Tata hadir dengan konsep baru lagi.

Sama seperti Curvv yang menggabungkan dua konsep mobil, konsep terbaru ini akan menggabungkan sebuah mobil hatchback dengan keleluasaan yang dimiliki oleh sebuah MPV. Tata memperkenalkan mobil tersebut sebagai Avinya Concept.

Nama Avinya sendiri berarti inovasi dalam bahasa Sanskrit, dan filosofi tersebut dituangkan ke dalam mobil elektrik ini. Mobil ini juga akan menggunakan arsitektur terbaru Tata yaitu Gen3 sebagai platform mobilnya.

Bahasa desain yang diusung Avinya juga mengalami lompatan dari Curvv yang masih sangat terasa “India”. Avinya tampil elegan dan futuristis dengan bodi halus dan minim lekukan. Apalagi bentuknya yang pendek namun memanjang membuatnya tampil layaknya station wagon/shooting brake.

Wajah mobilnya kini juga tampil futuristis melalui integrasi logo Tata dengan DRL bar yang memanjang dari tengah ke lampu utama.  Sedangkan bagian bumper-nya menjorok ke dalam yang memiliki ambience light di dalamnya.

Di samping, mobil ini tampak memanjang ke belakang, dengan wheelbase yang panjang dan overhang kecil. Mobil konsep ini juga tampak gagah dengan roda dan pelek super besar yang mengisi ruang rodanya.

Bagian belakang Avinya ini juga tampil unik dengan bagian kaca atasnya yang tampak floating atau melayang. Ilusi tersebut dicapai dengan bodi berwarna hitam di bagian bawah kaca dan juga adanya lampu belakang bergaya LED bar dengan desain yang mirip dengan bagian depannya.

Kabin lega tanpa ada layar infotainment

Avinya menggunakan pintu bergaya suicide layaknya pada Rolls-Royce yang semakin menambah kesan premium dari mobil ini. Dan di dalam mobil ini memiliki ruang kabin yang nyaman dan lega.

Uniknya, kabin milik Tata Avinya ini tidak memiliki layar apapun kecuali layar instrumen digital yang terletak pada lingkar kemudinya. Namun hal tersebut disengaja karena desainer Tata menginginkan minimnya gangguan di dalam kabin.

Sebagai gantinya, semua fungsi-fungsi termasuk hiburan dapat dilakukan menggunakan voice command dan bantuan Artificial Inteligence. Sehingga pada dashboard-nya terdapat soundbar dan mikrofon yang dapat digunakan oleh para penumpang untuk berinteraksi dengan fungsi infotainment mobilnya.

Tata memang tidak mengumumkan detail teknis tentang mobilnya ini, namun Tata mengklaim bahwa baterai yang akan dipasangkan akan dapat menempuh jarak minimal 500 km dengan pengisian daya 30 menit. Avinya sendiri direncanakan untuk mulai diproduksi pada 2025 mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *