Sistem Integrasi Rumah Milik Ford Dibanderol Mulai Rp56 Juta

Salah satu fitur tambahan yang menarik dari truk pikap elektrik terbaru Ford yaitu F-150 Lightning adalah adanya sistem suplai baliknya. Dengan fitur tersebut Mobil tersebut dapat menyalurkan kembali listrik yang dimiliki untuk memasok listrik rumah.

Dengan baterai jumbo berkapasitas 98 kWh untuk standard range dan 131 kWh untuk extended range, F-150 Lightning diklaim dapat memasok listrik rumah selama 3 sampai 10 hari.

Meskipun konsepnya terlihat sederhana, yaitu dengan menancapkan kembali mobilnya ke colokan rumah. Kemudian menyalakan sistemnya yang akan menyalurkan energi listrik kembali ke rumah. Ternyata, banyak peralatan yang harus dilengkapi untuk dapat menjalankan sistem tersebut.

Pertama, pemilik harus memiliki Ford Charge Station Pro. Yang merupakan charger rumahan resmi Ford yang akan tiba dalam versi extended range atau harus dibeli secara terpisah dengan harga $1.310 atau sekitar Rp19 juta.

Setelah memiliki charger-nya, pemilik harus memasang Home Integration System yang tediri dari inverter, transfer switch, dan juga baterai yang bertindak sebagai sumber tenaga darurat bila saluran listrik utama tiba-tiba mati.

Meskipun belum diumumkan resmi, menurut InsideEVs Home Integration System ini akan dijual secara eksklusif melalui partner resmi Ford yaitu Sunrun. Dan harga yang harus dibayarkan untuk pemasangan semua sistem tersebut adalah $3.985 atau sekitar Rp 56 jutaan.

Biaya pemasangan tambahan tergantung konfigurasi rumah

Harga tersebut terbilang cukup masuk akal untuk sebuah sistem integrasi rumah karena beberapa peralatan tambahan lainnya sudah tersedia di paket pembelian mobilnya sejak awal. Seperti Backup Power System dan juga Ford Charge Station Pro.

Namun, harga tersebut ternyata belum termasuk biaya instalasi sistem integrasi rumah. Sehingga pemilik kelihatannya akan merogoh kocek lebih dalam lagi untuk memasang semua sistem tersebut secara benar di rumahnya.

Harga pemasangannya sendiri tidak memiliki patokan, karena disebut akan berbeda-beda untuk setiap konsumennya. Semua tergantung pada konfigurasi dan pengaturan yang ada dalam rumahnya.

Setelah membayar dan melakukan instalasi semua sistem yang cukup rumit tersebut, para pemilik nantinya dapat menggunakan aliran listrik dari F-150 Lightning yang kuat memasok hingga tegangan 9.600 watt.

Sistemnya juga dapat dikontrol secara manual dengan mudah melalui aplikasi smartphone. Mulai dari mengatur batas penggunaan kapasitas baterai yang diperbolehkan, hingga besarnya tegangan yang ingin dipasok ke dalam rumah.

Bagaimana? Apakah anda tertarik untuk memasang sistem integrasi rumah milik Ford ini di rumah anda nantinya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *