Pabrikan Truk dan Bus MAN akan Luncurkan Sasis Global untuk Bis Listrik

MOMOTRIK – Diluar mobil komersial, keberadaan kendaraan berbasis listrik juga mulai banyak diadaptasi. Seperti bus Transjakarta yang kini sudah mengadopsi beberapa bus listrik. Dan ke depannya, penggunaan bus listrik ini kelihatannya akan menjadi pilihan dari banyak transportasi umum di seluruh dunia.

Maka dari itu, pabrikan truk dan bus asal Jerman, MAN kini tengah mengembangkan sasis bus listrik yang akan dipersiapkan pasar global. Sasis eBus ini nantinya akan menjadi kendaraan dengan dua sumbu roda. Sasis-nya juga akan memiliki dua pilihan yaitu lantai rendah untuk bis dalam kota, dan juga lantai tinggi untuk bis antar kota.

Sasis global ini dikembangkan menggunakan teknologi yang ada pada bus listrik milik MAN, Lion City E. Bus listrik yang telah digunakan oleh banyak perusahaan di berbagai negara Eropa ini memang dianggap ideal. MAN bahkan telah menerima lebih dari 1.000 pemesanan sejak diumumkan pada 2019 silam.

MAN Lion City E

 

Target yang ingin dicapai MAN melalui sasis global ini adalah untuk memajukan mobilitas ramah lingkungan dan membuat lalu lintas di kota-kota di seluruh dunia menjadi lebih bersih, lebih tenang, dan juga lebih aman.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sasis global MAN ini dikembangkan dari berbagai teknologi yang sudah diterapkan pada produk-produk MAN. Seperti motor listrik di belakang yang menggunakan motor listrik milik Lion City E.

Bus ini akan menggunakan motor listrik sebesar 240 kW atau 321 daya kuda dengan torsi maksimal yang mencapai 3.500 Nm. Untuk versi lantai rendah, baterai akan diletakkan di atap bis dan akan menggunakan teknologi baterai yang dikembangkan oleh VW Group.

MAN Lion City E

Ada beberapa pilihan baterai yang bisa dipilih nantinya mulai dari baterai lithium, nickel, mangan, dan juga kobalt. Bahkan MAN juga akan menyediakan pilihan baterai LFP (Lithium iron phosphate) atau LiFePo 4 yang akan lebih murah untuk jarak jangkau pendek.

“Goal kami adalah membuatnya semudah mungkin untuk para kostumer kami memulai mobilitas elektrik. dan kami dapat melakukan hal tersebut dengan produk yang aman, dapat diandalkan, memiliki jarak tempuh jauh, dan juga sangat fleksibel.” ungkap Barbaros Oktay, Head of Bus Engineering at MAN Truck & Bus.

Nantinya, sasis global bus listrik ini akan dipasarkan ke berbagai negara Asia, Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan juga Selandia Baru. Prototipe pertama sasis eBus MAN ini akan mulai dikirimkan pada 2023 mendatang. Sedangkan produksi masalnya direncakan mulai pada 2024.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *