Nimbus One, Solusi Kendaraan Listrik Antara Mobil dan Motor

MOMOTRIK – Mobilisasi di perkotaaan besar memang terkadang sedikit ‘tricky’ daripada biasanya. Dengan lalu-lintas super padat, motor/skuter listrik tentunya menjadi kendaraan yang praktis dan lincah. Namun di sisi lain, resiko yang hadir karena penggunaan motor juga lebih tinggi daripada mobil.

Mengambil solusi di tengah-tengah antara mobil dan motor inilah yang mungkin ingin ditangkap oleh Nimbus. Start-up micro-mobility asal California, Amerika Serikat ini tengah membuat kendaraan yang tertutup aman layaknya mobil, namun tetap terhitung sebagai motor roda tiga.

Prototipe dari proyek tersebut diberi nama Nimbus One. Dan dari tampilannya terlihat bahwa kendaraan hybrid mobil-motor ini memiliki kemiripan dengan kendaraan seperti Renault Twizy atau Citroen AMI yang masuk ke dalam kategori quadracycle atau motor beroda empat.

Namun dalam kasus Nimbus One, kendaraan ini menggunakan tiga buah roda dengan dua roda di depan dan satu roda di belakang. Yang membuat kendaraan ini memiliki kemiripan yang sangat dekat dengan konsep Toyota i-Road yang sempat diperkenalkan pada 2013 silam.

Nimbus One memiliki struktur dari baja dengan bodi dari plastik untuk membuat bobot dan harganya tetap rendah. Kendaraan ini juga dapat menampung dua orang depan-belakang layaknya Renault Twizy. Namun tentunya Nimbus One memiliki pintu dan kaca samping penuh dan juga AC. Kursi belakang tersebut juga fleksibel untuk diubah menjadi ruang penyimpanan atau bahkan dipasang kursi bayi.

Masuk ke sektor penggerak, Nimbus One memang tidak memiliki performa yang menakjubkan. Performanya mirip dengan skuter listrik yang mampu dipacu hingga 80 km/jam, dengan akselerasi dari 0 ke 48 km/jam dalam 3 detik.

Baterai yang digunakan berukuran 9 kWh dan mampu mencapai jarak maksimal sekitar 150 km dalam sekali isi daya. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi dayanya menggunakan DC charger adalah 1,2 jam. Sedangkan menggunakan colokan rumah akan membutuhkan 5,4 jam.

Namun Nimbus juga memberikan solusi praktis untuk mempercepat pengisian baterainya yaitu dengan membuat baterai kendaraan ini menjadi 4 buah modul swap yang dapat diganti dengan mudah layaknya baterai skuter listrik. Sayangnya tidak ditunjukkan jenis baterai yang digunakan pada Nimbus One ini.

Nantinya Nimbus menginginkan kendaraan ini untuk dapat digunakan dalam layanan berbagi (sharing services). Pengguna yang berlangganan nantinya akan membayar $200 atau sekitar Rp 2,9 juta untuk dapat menggunakannya. Nimbus juga akhirnya menyediakan kendaraan ini untuk dibeli perseorangan dengan harga $9.980 atau sekitar Rp 145 juta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *