Chevrolet Perkenalkan Versi Elektrik dari Medium Crossover-nya, Blazer EV

MOMOTRIK – Selain Ford, pabrikan Amerika Serikat lainnya yang agresif untuk melakukan revolusi elektrifikasi adalah Chevrolet. Sang rival sejati ini memang terus memberikan kejutan melalui produk elektrik barunya. Termasuk memperkenalkan varian elektrik dari medium crossover-nya, Blazer.

Mobil yang memiliki nama lengkap Chevrolet Blazer EV SS ini disebut baru akan diluncurkan pada 18 Juli mendatang. Dan baru akan diproduksi pada 2023. Namun Chevrolet kelihatannya tidak sabar untuk membagikan lebih banyak detail mengenai mobil listrik barunya ini.

Nama Blazer sendiri tentunya merupakan nama dari model SUV legendaris milik Chevrolet yang dihidupkan kembali menjadi medium crossover pada 2019 silam. Dan kini Chevrolet akan kembali memberikan transformasi kepada mobil ini dengan menjadi elektrik.

General Motors menegaskan bahwa model elektrik ini dikembangkan dari nol. Sehingga Blazer EV ini tidak akan memiliki koneksi teknis dengan model kombusi internalnya yang kini sudah dijual umum. Namun Blazer EV baru ini menjanjikan kombinasi antara gaya, performa, dan teknologi.

Dari gambar promosi yang dirilis oleh Chevrolet, terlihat bahwa Blazer EV ini lebih rendah dan atap melandai aerodinamis ketimbang Blazer versi mesin kombusi yang tampak tinggi gagah. Selain itu, Blazer baru ini juga mengadopsi bahasa desain yang lebih baru.

Bagian depannya kini dibuat lebih gagah ketimbang versi bensinnya yang lebih sporty dengan bahasa desain ala-ala Camaro. Sedangkan Blazer EV ini memiliki lampu mirip dengan ‘Thor-Hammer’ milik Volvo. Model baru ini juga mengadopsi banyak bagian yang dicat hitam untuk memperkuat kesan sporty-nya.

Mulai dari bagian bumper pemisah grille dan bumper depan, claddingfender, side skirt, dan juga bumper belakang. Selain itu, Blazer EV ini memiliki tarikan garis bodi yang lebih mengalir ketimbang saudaranya. Dengan salah satu bagian unik adalah cekungan yang ada di antara roda depan dan pintu.

Blazer EV juga akan menjadi model elektrik pertama Chevrolet yang akan memiliki model SS yang merupakan versi performa dari model-model milik Chevrolet. Blazer EV sendiri menjadi satu dari 30 model elektrik baru yang akan dirilis oleh General Motors.

Untuk interior maupun spesifikasi mengenai mobil ini akan diumumkan lebih banyak pada saat ‘world premiere‘-nya pada bulan depan. Blazer EV sendiri juga kelihatannya akan menjadi kakak dari Equinox EV yang sebelumnya telah diumumkan. Dan kemungkinan besar akan memiliki harga yang lebih mahal yaitu di atas $30.000 atau sekitar Rp 441 jutaan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *