CATL Pamerkan Baterai Mobil Listrik Berdaya Tempuh 1.000 km

MOMOTRIK – Perlombaan untuk dapat membangun baterai mobil listrik dengan daya tempuh terjauh tentu sudah dimulai. Contemporary Amperex Technology Co. Ltd atau yang dikenal sebagai CATL juga menjadi salah satu pemain utama dalam perlombaan baterai ini.

Pabrikan asal Ningde, China tersebut memang telah menjadi salah satu produsen baterai kendaraan listrik sejak 2011 silam. Dan lewat 11 tahun pengalaman, kini CATL dengan bangga memperkenalkan baterai yang dapat membuat mobil listrik mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km.

Baterai baru tersebut diklaim 13% lebih kuat dari apa yang akan digunakan oleh salah satu kostumer besar mereka yaitu Tesla Inc. Baterai generasi terbaru itupun disebut CATL sebagai Qilin, dan direncanakan untuk dirilis pada tahun depan.

Selain memiliki daya tempuh yang lebih jauh, baterai Qilin ini disebut dapat diisi penuh lebih singkat daripada sel baterai yang ada sekarang. Yaitu dari 10% ke 80% hanya dalam 10 menit saja. Sekaligus meningkatkan keamanan dan juga daya tahannya selama digunakan dalam kendaraan listrik.

Baterai yang diberi nama dari mahluk mitologi kuno China ini disebut akan memiliki densitas energi hingga mencapai 255 watt-hour per kilogramnya. Dua kali lipat lebih padat dari baterai yang digunakan pada mobil listrik produksi seperti Wuling Hongguang MINI EV yang hanya 100 watt-hour per kilogramnya.

Kehadiran baterai Qilin ini disebut menjadi kemajuan yang sangat penting bagi CATL. Karena hal tersebut membuat mereka tetap menjadi yang terdepan di sisi inovasi. Karena pada akhirnya menjadi penyedia baterai dengan harga terendah tidak cukup untuk menjaga loyalitas konsumen.

Para pelanggan yang telah menjadi klien untuk CATL memang tidak main-main. Mereka antara lain adalah Volkswagen, BMW, Nio, dan juga tentunya Tesla. Namun tentunya poisisi CATL terus dibayang-bayangi dari berbagai rival yang mulai iku menyusul.

Salah satu pesaing utama dari CATL tidak lain adalah BYD. Apalagi berbeda dengan CATL yang hanya berfokus pada baterai, BYD juga mengembangakn berbagai kendaraan. Termasuk bus listrik Transjakarta yang baru saja beroperasi di Jakarta.

Untuk sekarang, CATL masih fokus dalam proses produksi dari sel baterai Qilin atau yang juga dikenal sebagai CTP 3.0 ini. Dengan produksi yang direncanakan pada tahun depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *