Meskipun Elektrik, Hummer EV Baru Produksi Lebih Banyak Emisi daripada Sedan Konvensional

MOMOTRIK – Salah satu nilai jual dari sebuah mobil listrik tentu adalah karena berbagai teknologi mutakhir di dalamnya yang membuatnya ramah lingkungan. Apalagi untuk mobil-mobil yang memang menjadi seri tertinggi atau flagship dari brand tersebut.

Seperti GMC Hummer EV yang merupakan mobil listrik kelas tertinggi milik General Motors untuk menunjukkan sejauh apa teknologi EV dapat mereka bawa. Sayangnya, meskipun SUV bongsor ini telah menggunakan pengerak elektrik ternyata Hummer EV gagal mencapai target pengurangan emisinya.

Fakta tersebut sendiri diungkap melalui riset terbaru dari ACEEE, organisasi riset non-profit yang memang berfokus pada pengurangan keborosan energi dan juga mencegah perubahan iklim. ACEEE mengungkapkan bahwa GMC Hummer EV sebenarnya tidak se-ramah lingkungan yang terlihat.

Hal tersebut dikarenakan SUV elektrik ini tetap memproduksi sebanyak 341 gram karbon dioksida (CO2) per mil-nya. Sebagai perbandingan, hatchback elektrik milik Chevrolet, Bolt EV memproduksi 92 gram/mil CO2. Yang berarti Hummer EV memproduksi limbah CO2 hingga hampir 4 kali lipat dari mobil listrik biasa.

Saking besarnya emisi CO2 dari Hummer EV ini, bahkan emisi yang dikeluarkan jauh melebihi mobil biasa. Sebagai perbandingannya, sedan besar Chevrolet Malibu yang bermesin bensin memproduksi emisi CO2 21 gram ebih sedikit dari Hummer EV.

Namun memang harus diperhatikan bahwa Hummer EV memang bukan mobil listrik biasa, dan bahkan bukan sebuah SUV listrik biasa. Karena SUV ini memang mengedepankan performa gahar layaknya Lamborghini Urus ataupun Aston Martin DBX.

Sebagai informasi, Hummer EV memiliki tenaga 1.000 daya kuda dengan penggerak empat roda. Membuat mobil ini dapat melaju dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 3 detik dengan bodi yang sangat masif seberat 4 ton. Yang pada akhirnya membuat ACEEE menyoroti fakta bahwa tidak semua mobil listrik dibuat dengan tujuan sama.

Karena meskipun telah berganti menjadi energi listrik, mobil listrik untuk perkotaan seperti Chevrolet Bolt, Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, dll memang mengedepankan efisiensi konsumsi listriknya. Namun sebagai gantinya tenaga yang dihasilkan juga biasa-biasa saja.

Sedangkan mobil listrik super seperti Hummer EV, Tesla Cybertruck, Ford Mustang Mach-E, dll memang mengejar puncak performanya. Yang pada akhirnya mengesampingkan masalah efisiensi dan keiritan konsumsi energi listriknya demi menghadirkan sebuah mobil listrik yang menyenangkan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *