Rayakan N Day, Hyundai Perkenalkan 2 Konsep Mobil Listrik Sport Baru

MOMOTRIK – 15 Juli menjadi ajang perayaan bagi Hyundai untuk divisi sport mereka yaitu “N”. Dan tahun ini  menjadi tahun yang cukup besar bagi pabrikan asal Korea Selatan tersebut karena mereka dalam ajang tersebut mereka memperkenalkan dua konsep baru yang sangat menarik.

Pertama adalah Hyundai RN22e, yang dalam pandangan pertama cukup jelas merupakan versi sporty dari sedan Ioniq 6 yang sebenarnya belum diluncurkan hingga sekarang. Namun sebagai versi sporty, RN22e memiliki performa yang tidak dapat diremehkan.

Divisi N Hyundai menyuntikan motor listrik bertenaga 430 kW yang menghasilkan 576 daya kuda dan torsi sebesar 740 Nm. Untuk dapat mengeluarkan tenaganya Hyundai memasangkan baterry pack sebesar 77,4 kWh. RN22e juga dibangun menggunakan arsitektur Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang digunakan pada mobil listrik Hyundai dan Kia lainnya.

Mengenai bentuknya, Hyundai mempertahankan garis besar bentuk dari Ioniq 6. Namun untuk memaksimalkan performanya Divisi N memasangkan widebody kit yang membuat bagian rodanya menjadi lebih lebar. Bagian bumper depan juga memiliki desain yang lebih agresif dengan lubang angin berukuran besar di bawah.

Untuk meningkatkan aerodinamika, RN22e juga menggunakan spoiler besar di bagian belakang. Bumper belakang tidak mendapatkan ubahan seradikal bagian depannya. Namun penggunaan warna hitam di seluruh bagian bumper belakang memperkuat kesan sporty-nya.

Selain itu, Hyundai juga memperkenalkan teknologi baru pada mobil ini yang disebut “N Sound+”, yang sesuai namanya akan membuat suara baik untuk interior maupun eksterior melalui speaker untuk memberikan pengalaman mengemudi yang dinamis. Bahkan Hyundai juga memberikan getaran palsu yang mensimulasikan pergantian gigi.

Hyundai N Vision 74 Concept

Beralih ke mobil lainnya, Hyundai juga memperkenalkan konsep yang kelihatannya lebih menarik bernama N Vision 74 Concept. Konsep sedan sporty ini terlihat melanjutkan bahasa desain yang digunakan pada Ioniq 5. Dengan bodi yang lebih mengotak dan tampilan yang terlihat seperti mobil klasik.

Meskipun sekilas terlihat seperti DMC-DeLorean namun mobil ini sebenarnya merupakan homage dari konsep milik Hyundai di jaman dahulu yaitu Hyundai Pony Coupe yang dipertunjukkan pada 1974. Konsep yang pada akhirnya tidak pernah dilahirkan ini akhirnya dihidupkan kembali oleh Hyundai sebagai mobil listrik hybrid.

 

Ya, mobil retrofuturistis ini nantinya akan menggunakan penggerak hybrid hidrogen yang akan mengkombinasikan sistem berkendara elektrik berbasis listrik dengan fuel-cell hidrogen. Kombinasi tersebut diklaim Hyundai membuat pendingan mobilnya menjadi lebih efisien.

Hyundai memasangkan penggerak motor sebesar 500 kW yang memuntahkan tenaga sebesar 670 daya kuda dan torsi sebesar 900 Nm. Meskipun akselerasinya tidak diumumkan namun mobil ini akan memiliki top speed 250 km/jam.

Untuk meraih performa tersebut, N Vision 74 Concept juga didukung dengan battery pack sebesar 62,4 kWh yang dikombinasikan dengan sistem fuel-cell hidrogen. Membuat mobil ini masih mampu menempuh jarak hingga 600 km dalam sekali isi daya.

Terlepas kini sudah sama-sama diumumkan kepada publik, namun Hyundai mengatakan bahwa baik RN22e maupun N Vision 74 masih akan terus dites dan juga diuji oleh para insinyur Hyundai. Tujuannya tentu mematangkan berbagai teknologi yang ada pada dua mobil ini agar dapat diaplikasikan pada mobil Hyundai lainnya.

Sayangnya, hal ini juga berarti bahwa dua mobil ini kemungkinan besar akan berhenti di status mobil konsep saja dan tidak akan diproduksi. Atau semisal Hyundai akhirnya memutuskan untuk memproduksinya maka mobil tersebut tidak akan seradikal konsepnya ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *