Ingin Skuter Listrik Lebih Tertib, Pemkot Yogyakarta akan Terapkan Aturan Baru

MOMOTRIK – Kehadiran skuter listrik atau otoped listrik di wilayah Malioboro Yogyakarta memang memberikan pengalaman baru bagi wisatawan. Bahkan kini semakin banyak penyedia peminjaman skuter listrik ini di sekitaran Malioboro.

Namun bertambahnya jumlah skuter listrik ini akhirnya memunculkan masalah baru terutama dalam hal keamanan dan kenyamanan wilayah Malioboro. Hal tersebut ternyata langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Sebentar lagi Pemkot Jogja akan segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang akan mengatur pengoperasionalan skuter listrik di kawasan Malioboro. Bila disahkan maka nantinya skuter listrik sudah tidak boleh beroperasional lagi di wilayah Malioboro.

“Targetnya akhir bulan ini selesai. Bahkan kalau bisa lebih cepat lebih baik lago. Karena ada verifikasi dari Unesco Agustus, jangan sampai keduluan,” ujar Sumadi, Pejabat Wali Kota Yogyakarta pada Jumat 15 Juli lalu.

Image Credit: Mojok.co

Ke depannya, pemerintah akan mulai mengatur mekanisme pemberian sanksi bila ada pelanggaran terhadap larangan penggunaan skuter dan otoped listrik ini di wilayah Malioboro. Sumadi menambahkan bahwa aturan ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung Malioboro.

Saat ini pihak Pemkot Yogyakarta juga mulai menghimbau kepada para pelaku usaha persewaan skuter atau otoped listrik tersebut agar tidak melanggar aturan yang berlaku nantinya. Selain itu, pemerintah juga dilaporkan tengah menyiapkan kawasan khusus untuk operasional skuter listrik tersebut.

Salah satu usulannya adalah di area Kotagede, hal tersebut dikarenakan area tersebut sedang dikembangkan sebagai wisata jelajah heritage. Sehingga kehadiran skuter dan otoped listrik ini bisa menjadi transportasi opsional bagi wisatawan saat mengunjugi situs-situs sejarah maupun budaya di sana.

Image Credit: Skuteraja.id

Meskipun begitu, usulan dari Komisi B DPRD Kota Jogja, Rini Hapsari tersebut tetap harus memperhatikan faktor keselamatan. Penggunaan helm harus diwajibkan serta kecepatan skuter listrik harus diatur. Apalagi di area Kotagede nanti banyak area yag menelusurui kamping-kampung.

Di sisi lain, Paguyuban Pemilik Penyewaan Skuter Listrik Malioboro berharap agar Pemkot Yogyakarta juga menerbitkan aturan teknis mengenai pengoperasionalan skuter listrik di kawasan baru tersebut. Hal tersebut dikarenakan masih ada sejumlah oknum persewaan skuter listrik yang melanggar aturan.

Namun mereka juga berharap bahwa usaha persewaan skuter dan otoped listrik ini tidak dihentikan karena banyak warga yang kini menggantungkan dirinya pada usaha persewaan ini setelah sebelumnya terkena dampak pandemi Covid-19

 

Featured image credit: Yohanes H.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *