Chevrolet Resmi Perkenalkan Mobil Listrik Baru Blazer EV

MOMOTRIK – Meskipun telah memperkenalkan beberapa konsepnya seperti Equinox dan Silverado EV, namun Chevrolet ternyata malah melepas crossover mediumnya terlebih dahulu yaitu Blazer EV. Chevrolet sendiri memang ingin segera memperluas portofolio elektriknya.

Untuk sekarang, Chevrolet hanya bergantung pada duo city car listrik mereka yaitu Bolt EV dan Bolt EUV. Maka dari itu tidak mengejutkan bila Chevrolet akhirnya merilis jenis mobil listrik yang dipercaya paling laris di pasaran untuk saat ini.

Mobil ini sendiri dipercaya merupakan hasil kerja sama antara General Motors (GM) dengan pabrikan Jepang Honda. Kabarnya, Blazer EV ini dibangun dengan platform yang sama dengan Honda Prologue Concept yang masih akan diumumkan Honda.

Masalah desainnya sendiri kami sebenarnya sudah sedikit mengulasnya saat Chevrolet memperkenalkan Blazer EV pertama kali. Tapi kini Chevrolet akhirnya merilis lebih banyak detail dan juga foto-foto dari mobil listrik ini termasuk interiornya.

Bagian belakang yang sebelumnya belum ditampilkan kini diperlihatkan lewat tampilan sporty senada dengan desain wajah depannya. Lampunya belakangnya full LED dengan desain berbentuk bumerang. Bagian bumper belakangnya menggunakan warna hitam glossy senada dengan bagian atapnya.

Masuk ke dalam interior, Chevroler menghadirkan kabin bernuansa sporty dengan kombinasi panel berwarna merah dan hitam. Ditambah dengan beberapa bagian menggunakan panel dengan tampilan seperti karbon fiber. Desain dahsboard-nya sendiri sedikit mirip dengan saudara kecilnya, Chevrolet Equinox EV.

Dua buah layar ditempatkan pada dashboard, yaitu layar 11 inci untuk MID pengemudi, sedangkan di tengah dashboard terpasang layar bear berukuran 17,7 inci. Di bawahnya, Chevrolet tetap mempertahankan beberapa tombol fisik seperti knob volume dan tombol pengatur suhu.

Untuk performanya Chevrolet memang masih belum membagikan banyak detail. Namun tipe tertingginya yaitu Blazer EV SS diklaim akan memiliki tenaga 557 daya kuda dengan torsi 878 Nm. Membuat crossover ini dapat melaju dari 0 ke 100 km/jam di bawah 4 detik melaui mode WOW (Wide Open Watts).

Besaran baterai dari Blazer EV ini memang belum diumumkan, namun Chevrolet mengatakan bahwa mobil ini akan memiliki rentang jangkauan antara 397 km hingga 514 km tergantung dari trim yang dipilih. Blazer EV juga telah mendukung DC fast charging dengan kecepatan hingga 190 kW.

Chevrolet sendiri akan melepas Blazer EV ini pada 2024 mendatang. Harga yang dipatok untuk crossover elektrik ini mulai dari $44.995 atau sekitar Rp 674 juta hingga yang paling mahal di harga $65.995 atau mencapai Rp 988 juta. Uniknya, Chevrolet meminta para diler mereka untuk menjaga harga jual dari Blazer EV ini sama seperti harga MSRP.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *