Krisis BBM, Masyarakat Kuba Sekarang Demam Motor Listrik Bikinan China

MOMOTRIK – Bila di Indonesia harga bahan bakar minyak atau BBM hanya naik, di beberapa negara lain malah harus mengalami krisis BBM. Salah satunya adalah negara Amerika Selatan, Kuba. Bahkan krisis yang kali ini terjadi merupakan salah satu yang terparah dialami oleh negara Karibia tersebut.

Alhasil banyak masyarakat Kuba, terutama yang tinggal di kota besar seperti Havana kini mulai banyak mengadopsi kendaraan baru yaitu “Motorinas”. Motorinas sendiri merupakan istilah yang diberikan oleh masyarakat Kuba untuk motor/skuter listrik yang ada di sana.

Motorina banyak dipilih oleh masyarakat Kuba, terutama para remaja karena harga jualnya yang tidak terlalu mahal, dan tentunya energi listrik yang dibutuhkan untuk mengisi daya motornya tidak terpengaruh naiknya harga minyak dunia.

Alhasil, kini Kuba dibanjiri oleh motor listrik dan skuter listrik, yang mayoritas merupakan produksi dari China. Motor listrik sendiri sebenarnya sudah mulai eksis di Kuba sejak 2013 silam. Namun popularitasnya meroket pada beberapa tahun ke belakang ketika harga minyak mulai naik tajam.

Motor listrik di Kuba sendiri memang dijual dengan harga yang cukup bersahabat. Motor-motor tersebut dijual dengan harga US $1.800- $2.300 atau sekitar Rp 25 hingga Rp 32 juta saja. Harga tersebut memang terlihat normal dalam Rupiah, namun di sana harga tersebut lebih murah enam kali lipat daripada motor bensin yang ada di sana.

Kehadiran motor-motor listrik tersebut pun menyelamatkan para warga Kuba dari krisis bahan bakar. Karena setidaknya banyak orang yang kini bisa beralih ke motor listrik tanpa harus pusing memikirkan antri pom bensin yang kini memakan waktu berjam-jam.

Populernya motor listrik di Kuba ini juga menarik perhatian para anak muda. Karena motor listrik yang banyak dijual di sana rata-rata adalah motor listrik berkecepatan rendah, mereka kini berlomba-lomba untuk membuat motor listriknya menjadi lebih kencang.

Beberapa bahkan melakukan modifikasi ekstrim pada bodi maupun perangkat elektronik pada motornya. Yang nantinya setiap sore akan saling diperlombakan dalam balapan. Namun mereka mengatakan bahwa balapan tersebut bukan untuk uang, tetapi hanya untuk bersenang-senang.

Pemerintah Kuba sendiri menyadari popularitas motor listrik di masyarakatnya. Mereka pun menyebutkan bahwa Kuba juga akan segera memproduksi motor dan sepeda listrik merk mereka sendiri yang akan bernama “Minerva”.

 

Sumber: Associate Press News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *