Mobil Listrik Tenaga Surya, Sono Sion Tampilkan Versi Produksinya

MOMOTRIK – Produsen mobil listrik Jerman, Sono Motors akhirnya menunjukkan versi produksi dari mobil listrik bertanaga suryanya, Sono Sion. Mobil listrik konsep ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama sejak pertama kali diperekenalkan pada 2016 silam.

Sono Sion sendiri mendapatkan sedikit redesain dibandingkan dengan prototipe awalnya dengan membuat mobilnya lebih minimalis dengan bodi yang lebih memaksimalkan daya serap cahaya mataharinya. Lampu depan, lampu belakang, port charging, pegangan pintu, hingga diffuser belakang telah dirombak ulang.

Bodinya sendiri bisa dibilang cukup sederhana dan bahkan semakin mendekati bentuk-bentuk MPV pada umumnya yang banyak diperjual-belikan di Indonesia. Yang membuat mobil ini kelihatannya memiliki potensi besar bila dimasukkan ke Indonesia.

 

Selain eksterior, bagian interior dari mobil ini kini juga mengalami pembaruan di berbagai bagian. Pengaturan ulang pada interior juga membuat ruang untuk penumpang belakang kini lebih luas. Selain itu, lingkar kemudi dan konsol tengah juga didesain ulang yang mendekati versi produksi.

Yang terpenting, Sion menambahkan sel surya di panel bodinya hingga hampir 2 kali lipat yaitu 456 sel surya (sebelumnya hanya 248 sel surya). Baterai yang akan diusung untuk mobil ini juga meningkat ke 54 kWh yang membuat daya jelajahnya juga meningkat hingga 305 km.

Sedangkan panel surya yang ada di mobilnya mampu menghasilkan daya tempuh ekstra rata-rata 112 hingga 245 km per minggunya. Ditambah lagi, mobil listrik ini dapat diisi daya hingga penuh 4 kali lebih cepat dari mobil listrik konvensional dengan kapasitas baterai yang sama.

Untuk pengecasannya sendiri, Sono Sion sudah mendukung teknologi fast-charging dengan kecepatan hingga 75 kW. Mobilnya juga memiliki fitur menyediakan energi untuk perangkat elektronik, bahkan rumah dengan outpot daya 11 kW.

Sayangnya performa untuk Sono Sion ini tidak dibeberkan. Sehingga banyak yang berspekulasi bahwa versi produksi ini akan memiliki motor listrik yang masih tetap sama dengan konsepnya. Yaitu motor listrik 120 kW dengan tenaga 161 daya kuda dengan torsi 270 Nm.

Ke depannya, Sono akan mulai memproduksi versi prototip jalan dan melakukan uji jalan di kondisi ekstrim di Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga paling cepat Sono akan mulai memproduksi Sion ini pada pertengahan kedua tahun 2023 mendatang.

Targetnya, mobil ini akan dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau yaitu €25.126 atau sekitar Rp382 jutaan. Membuat mobil ini menjadi mobil dengan harga terendah di segmen mobil penumpan medium.

Selain mobil listrik tenaga surya, Sono juga akan mulai memproduksi “Solar Kit” yang akan mengubah kendaraan niaga mulai truk hingga bus menjadi mobil listrik bertenaga surya. Namun detail dari Solar Bus Kit ini akan ditampilkan lebih banyak di event IAA Transportation Show pada September mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *