Ford Mustang Elektrik Diadu dengan Mustang GT, Siapa yang Menang?

MOMOTRIK – Nama Mustang yang disandang oleh mobil listrik Mustang Mach-E memang terus menjadi kontroversial sejak pertama kali diperkenalkan. Banyak fans yang mempertanyakan mengapa Ford mengorbankan nama salah satu mobil legendarisnya untuk menjadi mobil listrik.

Yang membuatnya semakin kontroversial adalah keputusan Ford untuk mengubah model Mustang yang merupakan sebuah mobil sport menjadi sebuah sebuah SUV crossover di Mustang Mach-E. Meskipun begitu, Ford tetap yakin bahwa Mach-E merupakan masa depan dari Mustang.

 

Tapi benarkah seperti itu? Apakah memang mobil listrik Mustang Mach-E layak menjadi penerus Ford Mustang yang sudah ada sebelumnya? Untungnya, hal tersebut akhirnya dibuktikan oleh salah satu channel Youtube otomotif, Carwow yang membuat kedua mobil ini diadu dalam balap drag.

Untuk perbandingan ini, pihak Carwow mendatangkan Mach-E GT yang menggunakan dua motor listrik bertenaga 487 daya kuda dan torsi 860 Nm. Sedangkan musuhnya adalah Ford Mustang GT 5.0L V8 yang telah di-tune oleh Cilve Sutton sehingga tenaganya menjadi 490 daya kuda dengan torsi 530 Nm.

Di atas kertas Mustang GT tentu terlihat sedikit unggul dengan tenaga yang sedikit lebih besar. Namun perbedaan tersebut bisa memberikan dampak besar karena perbedaan bobot yang cukup signifikan. Mustang GT hanya memiliki berat 1.740 kg, sedangkan Mach-E GT menjadi lebih berat karena adanya baterai dengan 2.198 kg.

Ketika balapan akhirnya dilakukan, ekstra torsi 330 Nm yang dimiliki Mach-E GT membuat SUV elektrik ini dapat melesat meninggalkan Mustang GT dengan mudah. Namun Mustang GT berhasil mengejar ketinggalan ketika mendekati garis finis. Pada akhirnya, balapan pertama tersebut dimenangkan oleh Mach-E GT.

Namun, sang presenter Matt Watson terlihat tidak puas dan mengajak untuk melakukan balapan ulang. Yang membuat balapannya menjadi best-of-3, dan akhirnya Mustang GT berhasil mengalahkan adik elektriknya. Tapi kekalahan Mach-E GT juga tidak memalukan karena dia tetap bisa mengejar meski dengan bobot yang lebih berat.

Mach-E GT yang ternyata tidak ideal untuk balapan

 

Banyak yang berpendapat bahwa kalahnya Mach-E GT dikarenakan karakteristik yang diberikan Ford. Mach-E GT ternyata akan memutus tenaga yang dikeluarkan mobilnya bila pengemudinya menginjak gas penuh lebih dari 5 detik. Alasannya adalah untuk menjaga baterainya agar tidak meleleh dan bahkan terbakar.

Hal ini tentu membuat hasil kemenangan Mustang GT saat ini harusnya hanya bertahan sementara. Setidaknya hingga Ford dapat menyempurnakan teknologi mobil listriknya agar benar-benar dapat melaju dengan semua tenaga yang dimiliki. Apalagi Mach-E yang digunakan tersebut juga menyandang badge “GT” milik Ford.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *