Mayoritas Baterai Mobil Listrik Dunia Ternyata Didominasi CATL

MOMOTRIK – Baterai merupakan salah satu bagian paling penting dalam sebuah mobil listrik. Karena tentunya baterai akan menjadi menjadi jantung yang akan memompa daya listrik ke semua komponen mobil listrik yang membutuhkannya.

Para pabrikan kendaraan listrik pun mayoritas tidak membuat baterainya sendiri. Namun membelinya dari pihak ketiga karena tentunya lebih ekonomis dan tidak banyak membuang waktu seandainya mereka harus mengembangkan baterainya sendiri.

Dengan meningkatnya produksi mobil listrik di tahun 2022 ini, para pabrikan baterai mobil listrik pun terus disibukkan dengan banyaknya pesanan dari berbagai brand. Dan dari berbagai pabrikan baterai kendaraan listrik yang ada ternyata CATL tetap menjadi yang paling mendominasi.

Pabrik baterai listrik asal China tersebut berhasil mendominasi hingga sepertiga pasokan kendaraan listrik yang ada di dunia. Atau lebih spesifiknya sebesar 34,8%. Presentase tersebut naik sebesar 6,2% dari tahun sebelumnya yang mencapi 28,6%.

Presentase yang diraih CATL tersebut  sangat masif karena mendominasi 2 kali lipat dari presentase pabrikan runner-up yang ditempati oleh LG Energy Solution. Berlawanan dengan CATL, Pabrikan asal Korea Selatan tersebut mengalami penurunan hingga 23,8% dari tahun sebelumnya ke hanya 14,4 %.

Meskipun masih dapat bertahan di posisi kedua, namun penurunan yang sangat masif dibandingkan tahun lalu tersebut cukup mengejutkan. Sayangnya, tidak ada penjelasan lebih mendetail mengenai penyebab anjloknya presentase pasar yang dimiliki LG Energy Solution dibandingkan tahun kemarin.

Di posisi ketiga ada pabrikan China lainnya yaitu BYD. Pabrikan yang juga memproduksi mobil listrik ini memiliki presentase sebesar 11,8%. Dengan penetrasi ke Eropa yang cukup agresif, BYD berhasil meningkatkan presentasenya sebanyak 5% dari tahun lalu.

Penurunan lainnya ternyata juga dialami oleh Panasonic, pabrikan baterai asal Jepang tersebut berada di posisi empat dengan 9,6% saja. Panasonic mengalami penurunan sebesar 15% dari tahun sebelumnya. Menjadi penuruan terbesar kedua setelah LG.

Di posisi lima dan enam ditempati oleh duo perusahaan Korea Selatan lainnya yaitu SK On (6,5%) dan Samsung SDi (4,9%). Sedangkan posisi tujuh hingga 10 ditempati oleh 3 perusahaan China lainnya yaitu Gotion High-tech (2,9%), Sunwoda (1,3%), Svolt Energy (1,3%). Sedangkan sisanya sebanyak 8,2% dibagi dengan banyak perusahaan lainnya.

Dominasi CATL sendiri disebut-sebut masih akan terus menguat untuk ke depannya. Terutama berkat berbagai perjanjian kerja sama yang berhasil dilakukan CATL dengan lebih banyak pabrikan mobil seperti Ford dan Hyundai Group.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *