Toyota Amerika Sebut Masyarakat Belum Siap Adopsi Mobil Listrik

MOMOTRIK – Wakil Presiden Penjualan Toyota Motor Amerika Utara, Jack Hollis mengeluarkan pernyataan yang cukup kontroversial mengenai pasar kendaraan listrik. Karena dirinya mengatakan bahwa saat ini tidak ada cukup permintaan konsumen untuk adopsi masal kendaraan listrik di Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut diucapkan pada webminar yang diadakan oleh Automotive Press Association. Dalam momen yang sama disebutkan juga bagaimana kendaaan listrik baterai masih terlalu mahal. Ditambah lagi infrastruktur pengecasan masih belum siap untuk adopsi masal.

“Saya pikir pasar masih belum siap, saya pikir infrastruktur juga belum siap. Dan meskipun anda siap untuk membeli salah satu, dan ketika anda dapat menjangkaunya. Mobil listrik masih terlalu mahal.” Jelas Hollis dalam webinar-nya.

Toyota Prius, salah satu mobil hybrid paling populer di dunia

Sama dengan di Indonesia, Toyota Amerika juga merupakan salah satu perusahaan yang tidak terlalu berambisi untuk segera beralih ke elektrifikasi. Bahkan, Toyota merupakan salah satu pihak yang meminta agar larangan mobil kombusi internal dapat diundur di Amerika Serikat.

Hollis juga membawa data penjualan mobil hybrid mereka yang sebenarnya telah hadir selama 25 tahun. Namun dalam waktu yang panjang tersebut penjualan mobil-mobil hybrid tersebut tidak mampu mencapai 10% di sana. P

adahal mobil ini telah dikembangkan dengan sumber daya yang tersedia dan punya harga jual yang terjangkau. Dirinya bahkan secara terbuka mengatakan bahwa sebenarnya konsumen tidak mengharapkan mobil listrik setinggi target dan ekspektasi yang ingin dicapai pemerintah.

Hollis bahkan menyoroti bahwa dorongan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap mobil listrik dengan kondisi lapangan yang belum siap akan menimbulkan beberapa konsekuensi.

Meskipun di sisi lain, Toyota Amerika tentunya juga terus mendorong penjualan produk elektrik pertama mereka yaitu Toyota bZ4X agar dapat bersaing di kelas crossover elektrik. Apalagi, pasar mobil listrik di Negeri Paman Sam tengah berkembang hingga 2 kali lipat.

Penjualan mobil listrik Amerika Serikat di semester pertama tahun ini telah mencapai 5,2% dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 2,5%. Meskipun, sama seperti di Indonesia, angka tersebut masih jauh dari target Presiden Joe Biden yang menginginkan penjualan mobil listrik di Amerika Serikat mencapai 50% di 2030.

 

Sumber: Forbes

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *