Pengawalan KTT G20, Polri Habiskan Rp 66 Miliar untuk Kendaraan Listrik

MOMOTRIKEvent internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan segera diadakan di Bali, dan semua pihak kini terus mempersiapkan segala kebutuhannya. Termasuk kebutuhan transportasi dan operasional selama acara tersebut yang akan menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

Tidak hanya para pejabat dan tamu negara, namun ternyata jajaran Korlantas Porli juga akan menggunakan mobil dan motor listrik. Sehingga semua kepentingan pengawalan dan lalu lintas selama acara KTT G20 berlangsung.

Korlantas Polri melalui Subditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri juga menggelar pelatihan kemampuan personel dalam penggunaan kendaraan listrik tersebut. Pelatihan tersebut dilakukan di ISDC, Pusdiklalantas, Serpong, Banten.

Untuk memenuhi kebutuhan selama event internasional ini berlangsung, pihak kepolisian mengadakan 88 unit mobil listrik tipe Hyundai Ioniq Electric. Serta 94 unit motor listrik tipe Zero DSR. Pengadaan kendaraan-kendaraan listrik tersebut disebut menghabiskan biaya hingga Rp 66,8 miliar.

Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan bahwa dengan adanya kendaraan listrik ini bisa menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia sudah mengikuti dinamika, kegiatan-kegiatan resmi kenegaraan sudah menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

Pelatihan khusus kendaraan listrik ini dilakukan kepada semua angota karena adanya perbedaan fitur dan cara kerja yang dimiliki kendaraan listrik. Sehingga dirasa perlu adanya program pelatihan agar anggota kepolisian yang bertugas nantinya mampu menguasai kendaraan operasional listriknya secara penuh.

Irjen Agung optimis bahwa Polri nantinya pengamanan yang akan dilaksanakan di Bali akan berjalan lancar dan baik. Mengingat sebelumnya pengamanan rangkaian event G20 yang sudah berjalan di Bali, Babel, Jakarta, dan Jogja sudah sukses.

Menilik sedikit ke kendaraan listrik baru milik Polri, Hyundai Ioniq Electric memang bukanlah mobil listrik terbaru dari pabrikan Korea Selatan tersebut. Namun bisa dibilang mobil ini memiliki banderol harga yang termurah dari lainnya yaitu Rp 682 juta.

Sedangkan untuk motor listrik yang akan digunakan adalah motor listrik asal Amerika Serikat, Zero DSR. Pengadaan motor-motor listrik tersebut dipegang oleh PT Arya Motor Indonesia yang merupakan distributor resmi untuk sepeda motor Indian dan Polaris ORV.

Zero DSR merupakan motor bergaya adventure yang membuatnya serba guna. Apalagi versi Polri telah dilengkapi dnegan crash bar dan boks serba guna di belakang. Banderol harga yang dimiliki motor ini juga tidak murah yaitu sekitar $15.495 atau Rp 232 juta per unitnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *