BMW Siap Produksi XM untuk Jadi Super SUV Hybrid Tahun Depan

MOMOTRIK – BMW memang menjadi perhatian banyak orang karena beberapa langkah kontroversial mereka terhadap desain-desain mobil barunya. Salah satu yang terbesar mungkin ada pada XM Concept yang diperkenalkan tahun lalu.

Meskipun banyak kritikan yang masuk terhadap BMW XM Concept ini, namun sepertinya pabrikan asal Jerman tersebut sudah yakin untuk memproduksi SUV tersebut. Bahkan BMW tengah mempersiapkan salah satu SUV terbesar mereka tersebut untuk menjadi SUV paling powerful yang diproduksi oleh BMW.

Salah satu hal yang membuat mobil ini spesial adalah XM akan menjadi mobil terbaru dari BMW Motorsport yang bukan berasal dari mobil biasa. Karena mobil dari divisi ‘M’ eksklusif terakhir mereka adalah M1 yang dirilis tahun 1970 silam.

Dengan membawa beban berat yang dipikul, BMW mempersiapkan XM dengan mesin hybrid yang akan menggunakan mesin besar V8 dengan twin-turbo. Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga hingga 483 hp.

Mesin tersebut akan dibantu dengan booster yang berasal dari baterai berkapasitas 25,7 kWh yang menghasilkan tenaga hingga 194 hp yang diintegrasikan lewat transmisi M Steptronic 8 speed. Bersama-sama, BMW XM menghasilkan tenaga maksimum 644 hp dengan torsi maksimal 5.400 RPM.

BMW memang tidak menjelaskan besaran motor listrik yang akan digunakan pada XM, namun mereka menyebut bahwa mesin listriknya saja dapat digunakan untuk memacu XM hingga 140 km/jam. Meskipun jarak yang dapat ditempuh tentunya tidak banyak yaitu 48 km.

Dengan kombinasi sistem M-Hybrid tersebut, BMW XM dapat melaju dari 0 ke 100 km/jam dalam 4,1 detik. Kecepatan puncak yang dapat diraih oleh XM standar adalah 250 km/jam. Namun bila pengguna menggunakan M Driver’s Package, mobil ini dapat dipacu hingga 270 km/jam.

Disamping itu, BMW juga mendesain XM sebagai mobil yang menyeimbangkan antara performa dan kenyamanan sebuah mobil super. Hal tersebut dapat diraih berkat wheelbase panjang, track lebar, distribusi bobot yang hampir 50/50, dan juga titik gravitasi mobil yang rendah berkat posisi baterai yang ada di bawah mobil.

Untuk desainnya sendiri, BMW masih mempertahankan desain kontroversial dari XM Concept. Yang mungkin tidak akan disambut antusias terutama oleh para fans klasik BMW. BMW sendiri memberikan sedikit ubahan dan penyesuaian terhadap desainnya saat diproduksi.

Namun secara keseluruhan BMW XM ini masih terlihat seperti pada konsepnya . Perubahan lebih signifikan malah terjadi pada interior yang bisa dibilang berubah banyak pada bagian dashboard dan panel-panelnya.

Mobilnya memang masih mempertahankan layar super lebar yang membentang dari depan pengemudi hingga tengah dashboard. Tapi beberapa bagian kini disesuaikan dengan kemampuan produksi masal yang dimiliki BMW.

BMW kelihatannya akan terus mengambil berbagai langkah besar terhadap mobil-mobil mereka di masa depan. Meskipun apa yang dilakukan BMW mungkin kurang disukai oleh para fans die-hard mereka. Namun BMW XM ini akan tetap mengaspal di jalanan pada 2023 mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *