IKEA Bertekad Gunakan Kendaraan Listrik Sepenuhnya pada 2024

MOMOTRIK – IKEA memang terkenal sebagai perusahaan penghasil furniture kelas dunia. Perusahaan asal Swedia tersebut juga terus mendorong penggunaan material dan sistem produksi yang ramah lingkungan.

Tidak berhenti di sana, IKEA juga bertekad membawa transportasi operasionalnya untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Maka dari itu IKEA kini berkomitmen untuk mendukung gerakan baru yang bernama “EV100+”.

Gerakan ini mengajak para pabrikan untuk melakukan transisi terhadap armada operasionalnya dari kendaraan sedang dan beratnya menjadi kendaraan nol emisi. Gerakan ini akan dicanangkan di banyak negara seperti China, Amerika Serikat, Jerman, Jepang, India, dll.

IKEA sendiri merupakan satu dari 5 brand yang masuk ke dalam gerakan ini. Brand besar lainnya antara lain adalah Unilever, JW Steel, Maersk, dan DPD (Dynamic Parcel Distribution). Kelima perusahaan tersebut sudah mendaftarkan komitmennya kepada The Climate Group untuk segera beralih ke kendaraan operasional listrik.

“Kunci untuk mempercepat adaptasi truk nol emisi adalah dengan berkolaborasi dengan seluruh industri transportasi dan membuat arah pengembangan yang jelas.” ungkap Elisabeth Munck af Rosenschöld, Sustainability Manager, Supply Chain Operation, IKEA Supply AG.

Elisabeth menjelaskan bahwa elektrifikasi transportasi memainkan peran besar dalam menghapus penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap dalam rantai pasokan IKEA. Maka dari itu IKEA setuju untuk bergabung dalam gerakan tersebut karena mereka menganggap kondisinya kini mendesak dan namun masih memungkinkan.

IKEA sendiri memiliki tujuan yang lebih besar untuk dapat menjadi perusahaan yang berdampak positif pada iklim pada 2030 mendatang. Hal tersebut dikarenakan IKEA sangat bergantung pada layanan transportasi. Mereka menyebut bahwa IKEA melakukan 2 juta pengiriman per tahunnya.

Maka dari itu IKEA merasa bahwa mereka harus mulai melakukan transisi pada kendaraan niaga medium dan berat mereka. Karena dua jenis kendaraan operasional tersebut merepresentasikan kendaraan penghasil polusi terbesar di seluruh dunia.

Selain akan mengubah armada operasionalnya, IKEA juga mengajak para pelanggannya beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Hal tersebut diwujudkan dengan pemasangan 400 buah stasiun pengisian mobil listrik tunggal di 25 lokasi di Amerika Serikat.

Mungkin tren ini juga bisa diadaptasi ke kota-kota besar di Indonesia. Beberapa lokasi strategis seperti mall besar dan hotel berbintang di kota-kota besar memang telah menyediakan stasiun pengisian mobil listriknya. Dan  bila diteruskan mungkin minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik juga akan meningkat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *