Rolls Royce Spectre EV Siap Jadi Mobil Listrik Termewah

MOMOTRIK – Mengikuti jejak rekan segrupnya di BMW Group, Rolls Royce akhirnya menunjukkan versi produksi dari mobil listrik terbarunya Rolls Royce Spectre EV. Memenuhi impian pendirinya Charels Rolls terhadap mobil elektrik Rolls Royce 120 tahun yang lalu.

Rolls Royce Spectre EV sendiri memiliki desain yang masih kuat identitas brand-nya. Berbeda dengan saudaranya BMW yang harus menyesuaikan desainnya demi aerodinamika, Spectre EV mempertahankan siluet mewah dari mobil coupe-nya seperti Wraith dan Panthom Coupe.

Tapi hal tersebut nyatanya tidak merusak aerodinamika yang dimiliki oleh mobil ini. Karena para insinyur Rolls Royce tetap mengoptimalisasi hambatan angin mobilnya, hingga mendesain ulang ‘Spirit of Ecstasy‘. Hasilnya mobil ini memiliki koefisien drag 0,25, membuatnya menjadi mobil Rolls Royce paling aerodinamis.

Meskipun bergaya coupe dan bahkan hanya memiliki 2 buah pintu, tapi Spectre EV masih mampu menampung hingga empat orang di dalamnya. Pintu yang diusung pada mobil ini juga tetap mempertahankan style suicide door alias pintu yang membuka ke belakang.

Grille masif khas Rolls Royce juga masih dipertahankan, yang kini dilengkapi dengan backlight LED. Membentuk identitas kuat brand Rolls Royce dan terlihat futuristis di saat yang bersamaan. Uniknya lampu utama mobil ini mengadopsi style BMW i7 yang berada di bawah.

Rekor yang dipegang Spectre EV juga terus berlanjut, karena ia akan menjadi mobil produksi coupe dua pintu pertama Rolls Royce yang mengadopsi roda dengan pelek 23 inci. Ditambah desain peleknya sangat modern untuk sebuah mobil Rolls Royce meskipun tidak meninggalkan kesan mewahnya.

Fokus utama lain pada sebuah Rolls Royce tentu ada di interiornya, karena mobil ini mempertahankan sistem ‘Bespoke’. Yang berarti para pembelinya nanti bebas untuk mengkostumisasi interior mulai dari pemilihan material, warna, dll.

Spectre EV sendiri memiliki kabin yang mirip dengan yang dimiliki oleh Ghost. Dengan dashboard yang kini didominasi oleh 3 buah layar, sehingga penumpang depan pun mendapat akses VIP ke layarnya sendiri. Untuk sisanya kemewahan Rolls Royce tentu tidak perlu dipertanyakan.

Pembeda utama Spectre EV dari model lainnya tentu ada pada penggerak elektriknya. Rolls Royce memang tidak menuliskan secara detail, tapi mobil ini akan memiliki tenaga hingga 577 daya kuda dengan torsi 900 Nm. Membuatnya dapat melaju ke 100 km/jam dalam 4,5 detik dengan lembut.

Besaran battery pack yang akan diusung juga sayangnya tidak dijelaskan, tapi Rolls Royce mengklaim Spectre EV dapat berjalan sejauh 520 km dalam sekali isi daya. Rolls Royce bahkan harus membangun sebuah spaceframe dari aluminium untuk mengintegrasikan baterainya. Sehingga setidaknya mobil ini akan mengusung baterai di atas 100 kWh.

Terakhir untuk harga sayangnya Rolls Royce hanya mengatakan bahwa Spectre EV akan berada di antara SUV Cullinan dan Phantom. Sehingga harganya berada di antara $350.000 – $460.000 atau sekitar Rp 5,5 – 7,1 miliar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *