Presiden Jokowi Meminta IKN Gunakan Kendaraan Listrik Otonomus

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang akan dibangun di Kalimantan Timur terus mendapatkan update. Termasuk pesan Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta IKN gunakan kendaraan listrik otonomus.

Keinginan tersebut disampaikan ketika memberikan sambutan Pre Market Sounding Proyek IKN di Jakarta belum lama ini. Dalam pidatonya tersebut Jokowi juga memaparkan wujud dari IKN Nusantara di Kalimantan Timur tersebut.

Proyek yang akan dibangun sampai 2024 mendatang tersebut memang sudah dipastikan akan menjadi wajah baru bagi Indonesia ke depannya. Termasuk untuk urusan sumber energi yang nantinya akan berasal dari energi terbarukan.

Maka dari itu urusan transportasi nantinya juga akan menggunakan kendaraan listrik otonom berbasis listrik. Masyarakat yang nantinya tinggal di sana juga disarankan untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda angin.

“Kemudian, 80% transportasinya adalah transportasi umum. Otonomous vehicle, tanpa awak dan tanpa sopir. Sehingga yang kita harga di sana adalah yang berjalan kaki, dan seneng naik sepeda,” ungkap Jokowi dalam pidatonya.

Jokowi juga kembali meyakinkan bahwa IKN di Penajam Paser Utara ini akan mengusung konsep smart city dan smart living. Sehingga semua lokasi di IKN nantiya dapat ditempuh dalam waktu sepuluh menit saja.

Sebelumnya juga telah dikabarkan bahwa IKN Nusantara nantinya juga berencana menggunakan jalan yang dilengkapi dengan wireless charging. Hal tersebut disampaikan oleh Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara.

Konsep electric charging lane tersebut nantinya memungkinkan mobil-mobil listrik yang melewati jalanan IKN Nusantara nantinya langsung otomatis terisi dayanya. Meskipun untuk sekarang teknologi ini memang sudah mulai diuji coba di beberapa negara maju.

Jokowi sendiri menyampaikan bahwa investasi Pemerintah Indonesia ke dalam pembangunan IKN Nusantara ini hanya sebatas 20% saja. Sedangkan 80% lainnya akan diberikan kepada investor. Jokowi Meminta IKN nantinya mendapat investasi dari pihak-pihak swasta.

Untuk sekarang, upaya mempercepat adaptasi kendaraan listrik di Indonesia terus diupayakan. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan instruksi Presiden (Inpres) yag mengatur mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Sehingga banyak instansi pemerintahan yang nantinya juga akan segera mengadopsi kendaraan listrik.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *