Chip Formula E akan Digunakan di EV Jaguar dan Land Rover

MOMOTRIK – Secara sederhana, mobil listrik memang layaknya sebuah komputer berjalan. Maka dari itu mereka juga membutuhkan chip atau prosesor untuk mengatur operasional mobilnya. Lalu bagaimana bila mobil listrik tersebut menggunakan chip Formula E?

Itulah pertanyaan yang akan direalisasikan oleh Jaguar Land Rover melalui kerja samanya dengan Wolfspeed. Wolfspeed sendiri adalah produsen semikonduktor yang membuat chipset untuk mobil listrik, salah satunya untuk mobil-mobil balap Formula E.

Sebelumnya, kedua perusahaan ini juga merupakan rekan bisnis. Karena Woldspeed adalah pemasok semikonduktor silicon carbide yang digunakan pada mobil balap Formula E milik Jaguar TCS Racing. Keduanya pun terus bersama sejak 2017 hingga sekarang.

Kerja sama ini juga merupakan langkah baru bagi Wolfspeed yang tengah mengembangkan teknologi inverter barunya. Inverter silicon carbide (SiC) baru tersebut lebih kecil, ringan, dan juga lebih efisien. Sehingga Wolfspeed mengklaim dapat memberikan 5-10% peningkatan jarak yang bisa ditempuh.

Keberadaan Wolfspeed memang sangat vital bagi banyak pabrikan otomotif saat ini. Terutama bagi mereka yang mulai membangun lineup elektrik ataupun pabrikan yang memutuskan beralih penuh mengembangkan mobil listrik.

Apalagi teknologi yang dikembangkan oleh Wolfspeed ini dapat membantu para pabrikan ini mendapatkan performa sekaligus efisiensi. Maka dari itu Jaguar Land Rover membawa kerja samanya dengan pabrikan chip Formula E ini lebih jauh lagi.

“Dengan mengembangkan kerja sama di ranah balap menjadi kerja sama strategis, kami bisa mengintegrasikan teknologi canggih Silicon Carbide milik Wolfspeed ke generasi masa depan mobil listrik kami.” ungkap Thierry BollorĂ©, CEO Jaguar Land Rover.

Bolloré juga berharap bahwa teknologi Silicon Carbide milik Wolfspeed nantinya dapat memberikan jarak tempuh yang lebih jauh. Sekaligus memberikan peningkatan performa yang signifikan untuk mobil-mobil listrik yang mereka kembangkan.

Jaguar sendiri telah memiliki target untuk beralih penuh menjadi brand mobil listrik pada 2025 mendatang. Beberapa bulan lalu, Jaguar juga telah mengumumkan bahwa mereka akan memperkenalkan 3 mobil listrik baru.

Tiga mobil listrik yang belum diumumkan ini disebut akan sama-sama menggunakan platform khusus mobil listrik yang akan disebut sebagai ‘Panthera’. Tidak tanggung-tanggung platform ini dapat mendukung motor listrik bertegangan 800 volt.

Nantinya, Land Rover juga akan mengikuti jejak Jaguar dengan mengadopsi teknologi serupa dari Wolfspeed. Bahkan pabrikan SUV ini telah berencana meluncurkan 6 model elektrik pada 2030. Dengan model elektrik pertamanya akan tiba pada 2024 mendatang.

Source: electrek, cleantechnica

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *