Toyota bZ4X Resmi Dijual di Indonesia, Sekennya Juga

MOMOTRIK – Setelah dinanti sekian lama, PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya resmi meluncurkan SUV elektrik andalan Toyota yaitu bZ4x di Indonesia. Membuat bZ4X resmi dijual sebagai model mobil listrik pertama Toyota yang dijual untuk pasar Indonesia.

Toyota bZ4X diluncurkan langsung oleh President Director PT TAM Susumu Matsuda. Matsuda menyebut bahwa kehadiran model ini di Indonesia merupakan upaya nyata mendukung penuh strategi Pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission pada 2060 mendatang.

Indonesia memang cukup terlambat kedatangan bZ4X mengingat mobil ini telah dirilis sejak akhir tahun 2021 silam. Namun momentum KTT G20 yang sedang dilaksanakan di Bali kelihatannya membuat PT TAM akhirnya yakin untuk memboyong crossover elektrik tersebut.

Model bZ4x yang hadir di Indonesia sendiri masih berstatus built-up atau CBU. Sehingga harga yang dibanderol untuk mobil listrik ini masih cukup tinggi yaitu Rp1,19 miliar on the road (OTR) Jakarta. Meskipun PT TAM sendiri mengaku berharap bisa memproduksinya secara lokal.

“Pastinya kami berharap (bisa memproduksi bZ4X), tapi ini butuh studi, volume kira-kira berapa, dan marketnya seberapa besar,” ungkap Anton Jimmy Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM yang diwawancara pada peluncuran Toyota bZ4X di Jakarta beberapa hari lalu.

Anton menjealaskan bahwa Toyota Indonesia memang masih fokus terhadap produksi kendaraan jenis hybrid, yaitu Innova hybrid. Namun bila nantinya bZ4X dapat diproduksi secara lokal, maka harga untuk mobil ini dapat lebih ditekan.

Sebagai perbandingan, harga dasar untuk bZ4X di Amerika Serikat adalah $42.000 atau sekitar Rp 651 jutaan. Sedangkan di Jepang sendiri, harga jualnya dimulai dari 6 Juta Yen atau sekitar Rp 666 jutaan. Yang berarti Toyota bZ4X ini bisa resmi dijual di bawah Rp 1 miliar bila dirakit di Indonesia.

Image Credit: TAM

Menariknya, Toyota disebut akan menjual kembali unit-unit bZ4X yang nantinya akan digunakan sebagai mobil operasional pada acara KTT G20 mendatang. Disebutkan ada sekitar 41 unit bZ4X yang digunakan dengan status ‘dipinjamkan’.

Yang berarti mobil-mobil listrik ini akan kembali kepada TAM setelah acara KTT G20 ini berlangsung bulan ini. TAM sendiri menyebutkan bahwa semua unit tersebut akan tetap dijual kepada konsumen. Sayangnya, pihak TAM belum bisa memastikan apakah harga jual bZ4X ‘bekas’ ini akan lebih murah.

“(Harga jual) Tergantung nanti kondisi unitnya seperti apa, yang pasti kita akan cek dulu sebelum digunakan oleh siapapun konsumennya,” ucap Anton kembali.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *