Hyundai Ioniq 5 akan Didapuk jadi Mobil Dinas Kapolri

MOMOTRIK – Event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang sedang berjalan di Bali memang menjadi momentum besar bagi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya adalah mobil dinas Kapolri yang ke depannya akan menggunakan mobil listrik.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memilih mobil listrik Hyundai Ioniq 5 sebagai kendaraan operasionalnya selama event KTT G20. Mobil listrik terlaris di Indonesia tersebut juga telah dilengkapi dengan identitas kepolisian.

Yang paling terlihat ada pada warna mobilnya yang kini menggunakan warna hitam doff. Kemudian LED lampu depannya juga dimodifikasi dengan warna oranye. Ditambah juga pelat nomor dengan logo Polri dengan tulisan 1-00 dan juga pelat tanda empat bintang.

“(Penggunaan mobil listrik) Ini dalam rangka mendukung penyelenggaraan KTT G20 di Bali yang dalam pelaksanaan operasional menggunakan mobil listrik. Ini juga sebagai wujud mendukung energi ramah lingkungan,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.

Namun Hyundai Ioniq 5 tersebut nantinya akan digunakan sebagai kendaraan dinas listrik Kapolri ketika bertugas di Mabes Polri. Nantinya, Kapolri juga telah menyiapkan kendaraan dinas listrik untuk Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Nusantara nantinya.

Penggunaan Hyundai Ioniq 5 sebagai mobil dinas Kapolri tentu merupakan realisasi dari instruksi Presiden Joko Widodo yang menghendaki para pejabat negara dan instansi pemerintah untuk mulai menggunakan kendaraan listrik.

Selama pelaksanaan KTT G20 ini juga ada ratusan unit kendaraan listrik yang dioperasikan. Disebutkan bahwa ada total 616 unit kendaraan listrik yang beroperasi pada event yang digelar 2 hari tersebut. Beberapa diantaranya 124 unit Hyundai Ioniq yang digunakan sebagai leadcar, dan juga 123 unit Lexus UX300e untuk pengamanan.

Sementara Polri menyiapkan 88 unit mobil listrik Hyundai Ioniq dan juga 88 unit motor listrik tipe Zero DSR. Sebelumnya, Polri juga telah meberikan pelatihan khusus kepada semua anggotanya dalam penggunaan kendaraan listrik tersebut.

Sayangnya, Polri tidak menjelaskan bagaimana 176 unit kendaraan listrik ini nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasional setelah event KTT G20. Namun kemungkinan besar kendaraan listrik tersebut akan digunakan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, dan kota-kota besar lainnya.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *