Mercedes Kunci Performa EV-nya Lewat Fitur Langganan

MOMOTRIK РDi era layanan berlangganan seperti saat ini, para pabrikan otomotif kelihatannya  juga tidak ingin ketinggalan. Namun langkah tersebut menjadi menjengkelkan bila model berlangganan yang ditawarkan seperti Mercedes yang kunci performa maksimal mobil listriknya.

Melalui pengumuman di toko online-nya, Mercedes-Benz USA telah menyediakan produk berlangganan baru yang mereka sebut “Acceleration Increase”. Seperti namanya, fitur ini membuka performa maksimal yang bisa diraih oleh mobil listriknya.

Dalam deskripsinya Mercedes menuliskan bahwa layanan baru ini akan “melepaskan peningkatanan performa dari mobil anda.” Dan bahkan diklaim akan “meningkatkkan akselerasi secara terlihat” dibandingkan dengan performa standarnya.

Pabrikan asal Jerman tersebut bahkan menjelaskan secara teknis mengenai fitur tersebut. Mercedese menjelaskan bahwa fitur ini akan memberikan penyesuaian terhadap “kurva karakteristik motor, torsi dan juga output maksimum” dari mobil listriknya.

Mercedes Kunci Performa

Ya, fitur berlangganan ini hanya mengubah pengaturan motor elektrik dari mobil listriknya. Namun Mercedes berani mengklaim bahwa “Acceleration Increase” ini dapat memberikan peningkatan performa mobil listriknya antara 20-24%. Dengan akselerasi lebih cepat 0,8 hingga 1 detik.

Tidak ada penambahan komponen fisik atau penyesuaian teknis yang dilakukan pada mobil-mobil listrik Mercedes tersebut. Yang mengindikasikan bahwa Mercedes sejak awal dengan sengaja membatasi performa mobil-mobil listriknya untuk dapat menjual layanan ini.

Untuk sekarang model mobil listrik yang telah mendukung fitur ini adalah Mercedes EQS dan Mercedes EQE. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah layanan berlangganan ini dibanderol dengan harga $1.200 atau sekitar Rp 18 jutaan untuk satu tahun.

Mercedes Kunci Performa

Keputusan Mercedes untuk kunci performa mobilnya kelihatannya menjadi uji coba seberapa jauh mereka bisa memonetisasi para pengguna mobil listriknya. Mengingat harga yang harus dibayar para pemilik mobil listrik Mercedes ini tentunya sudah sangat tinggi, namun tidak memiliki hak untuk menggunakan performa maksimal mobilnya.

Bila para pemilik mobil-mobil listrik Mercedes nantinya tidak keberatan dengan fitur berbayar ini, maka para calon pembeli mobil akan memiliki mimpi buruk baru. Karena tentunya bila fitur ini sukses akan ada banyak pabrikan-pabrikan otomotif yang akan mengikuti jejak Mercedes.

Namun tentunya konsumen juga bisa merespon ketika Mercedes melepas fitur berlangganan ini nantinya. Mengingat sebelumnya ada banyak respon negatif yang diberikan kepada BMW yang mencoba untuk membuat fitur penghangat kursinya dengan biaya berlangganan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *